AYOJAKARTA.COM - Ramai, kabar kasus virus Human Metapneumovirus atau HMPV di negara Cina, mendapat tanggapan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Terkait potensi merebaknya wabah virus HMPV, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau agar masyarakat Indonesia bersikap waspada.
Namun demikian Menkes meminta agar masyarakat Indonesia tidak terlalu panik menanggapi kasus virus HMPV.
Menurut Menkes virus HMPV merupakan jenis virus lawas yang sudah dapat teridentifikasi oleh tubuh manusia.
Berbeda dengan Covid-19 yang membuat tubuh perlu waktu untuk membangun sistem imunitas, hal serupa tidak berlaku dalam kasus HMPV.
Selain terjadi di Cina, kabar merebaknya penderita kasus HMPV juga dikabarkan sudah menjangkit sejumlah warga negara Malaysia.
“Kalau virus baru kaya Covid tubuh manusia belum tahu bagaimana meresponnya, kalau HMPV tubuh kita sudah tahu,” ungkap Menkes.
Penjelasan mengenai gejala dan segmentasi penderita virus HMPV, menurut Widyawati selaku Jubir Kemenkes menyasar kepada seluruh jenis usia dan kelamin.
Selain dapat terjadi pada anak-anak, virus HMPV menurut Widyawati juga memiliki potensi besar menjangkit lansia serta orang dengan penyakit bawaan atau komorbid.
Baca Juga: Hasil Pertemuan Apple dengan Kemenperin, iPhone 16 Batal Rilis di Indonesia? Cek Selengkapnya...
Lebih lanjut Widyawati menambahkan, seluruh jenis penyakit infeksi saluran pernafasan memiliki kecenderungan gejala yang sama.
Disamping batuk, demam dan sumbatan pada hidung, penderita akan mengalami penurunan kondisi fisik atau meriang.
Karena itu, salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Sehubungan dengan penyebaran kasus HMPV di Indonesia, Jubir Kemenkes menyebut telah terjadi sejumlah kasus yang menjangkit anak-anak.
“Saya laporkan, kemarin itu sudah ada laporan ke Kemenkes beberapa anak yang kena dan kita terus menelusuri,” ungkap Widyawati.
Guna mengantisipasi potensi akan terjadinya kepanikan di masyarakat, Jubir Kemenkes mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti himbauan Menkes.
Baca Juga: Sudah Dapat Notifikasi Kelulusan Administrasi PPG 2025? Segera Siapkan 11 Berkas Ini Ya!
Selain karena bukan merupakan jenis varian virus baru, sistem imunitas atau kekebalan tubuh manusia menurut Widyawati juga sudah beradaptasi.
“Virus ini sudah teridentifikasi sejak 2001, jadi seperti disampaikan Pak Menkes sistem imunitas sudah mengenal dan merespon dengan baik,” imbuhnya.
Disamping masih terus melakukan pengamatan, Kementerian Kesehatan juga telah melakukan langkah mitigasi di pintu-pintu masuk dan batas negara.
Namun demikian Jubir Kemenkes menegaskan hingga saat ini potensi terjadinya pandemi sebagaimana Corona karena penyebaran virus HMPV, dipastikan tidak akan terjadi. ***

Share this article
Menurut Menkes virus HMPV merupakan jenis virus lawas yang sudah dapat teridentifikasi oleh tubuh manusia.