AYOJAKARTA.COM -- Vitamin K mungkin sekilas namanya masih terdengar asing di telinga dan tidak sepopuler vitamin lain.
Sebagian orang mungkin juga belum tahu apa fungsi dan manfaat vitamin K bagi kesehatan dan tubuh kita.
Vitamin K atau bahasa medisnya lebih dikenal sebagai menadione adalah bentuk vitamin sintetis atau buatan.
Baca Juga: Jelang Puncak Musim Haji 2025, Otoritas Arab Saudi Kebut Persiapan di Arafah-Muzdalifah-Mina
Lalu apa sajakah manfaat serta fungsi Vitamin K didalam tubuh kita apakah sangat penting?
Sebagaimana dilansir Ayojakarta.com melalui laman Healthline, ternyata vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah juga membantu kesehatan tulang.
Selain itu, Vitamin K dapat mencegah penumpukan kalsium yang berbahaya di jaringan atau organ dan pembuluh darah.
Vitamin K dapat mengurangi risiko terhadap kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit ginjal, penyakit jantung bahkan diabetes.
Sementara vitamin ini ada juga yang disebut vitamin K3 yaitu bentuk vitamin K sintetis yang diproduksi secara artifisial yang tidak terjadi secara alami.
Vitamin K3 Ini tidak seperti dua bentuk vitamin K lainnya yaitu vitamin K1 yang biasa dikenal sebagai phylloquinone dan vitamin K2 yang disebut menaquinone.
Diketahui pada vitamin K3 dapat diubah menjadi K2 di organ hati manusia.
Banyak hewan juga dapat mengubah vitamin K3 menjadi bentuk aktif vitamin K dengan fungsi biologis tertentu.
Baca Juga: Menanti Pencairan PKH dan BPNT Tahap Kedua 2025, Kapan Saldo KKS Terisi?
Pada umumnya vitamin K3 tidak dijual secara legal dalam bentuk suplemen untuk manusia karena masalah keamanan tertentu.
Jadi pada vitamin K3 biasanya digunakan dalam pakan unggas dan juga hewan ternak.
Serta makanan atau suplemen hewan peliharaan komersial misalnya untuk anjing dan kucing.
Apakah turunan vitamin K ini berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia?
Menurut penelitian dan jurnal ilmiah dari tahun 1980 dan 1990 menunjukkan bahwa ternyata vitamin K3 berbahaya bagi manusia.
Studi-studi ini telah menghubungkan vitamin K3 berpengaruh dengan kerusakan hati dan penghancuran sel darah merah pembawa oksigen.
Sedangkan untuk alasan ini hanya bentuk vitamin K1 dan K2 yang tersedia sebagai suplemen makanan dan resep tertentu.
Terlepas dari efek berbahaya vitamin K3 pada manusia namun vitamin tersebut tidak menunjukkan bahaya bagi ternak atau hewan peliharaan.
Baca Juga: Guru Madrasah Kini Daftar PPG Daljab Lewat EMIS GTK, Ada Tiga Hari Kesempatan!
Penggunaan vitamin K3 dapat juga aman ketika ditambahkan ke pakan dalam dosis yang diatur tepat.
Dalam kasus tertentu bentuk alami vitamin K juga K1 dan K2 hanya memiliki potensi toksisitas yang rendah pada manusia.
Dengan demikian National Academy of Sciences dan European Food Safety Authority atau EFSA belum menetapkan batas atas vitamin K.
Batas atas konsumsi adalah jumlah nutrisi tertinggi yang yang cenderung tidak menimbulkan efek berbahaya bagi kebanyakan orang.***
Share this article
Vitamin K mungkin sekilas namanya masih terdengar asing di telinga dan tidak sepopuler vitamin lain.