AYOJAKARTA.COM – Band asal Inggris Coldplay menjadi bahan pembicaraan warganet di berbagai platform media sosial.
Hal tersebut tidak terlepas dari rencana konser Coldplay yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 15 November 2023 mendatang.
Penyelenggaraan konser Coldplay akan diadakan di stadion Gelanggang Olahraga Bung Karno, Jakarta.
Baca Juga: SIAP-SIAP! Akan Cair Pada Bulan Mei 2023, Cek Kriteria dan Prosedur Mutlak Dapatkan Manfaat KJP Plus
Chris Martin serta Jonny Buckland yang merupakan dua pentolan Coldplay pertama kali bertemu di University College London pada September tahun 1996.
Untuk menghabiskan sisa waktu studi, keduanya bersepakat untuk membuat sebuah grup band yang kemudian lahirlah Band bernama Pectoralz.
Salah seorang rekan mereka yang bernama Guy Berryman, kemudian ikut menjadi bagian dari Band Pectoralz yang pada tahun 1997 berganti nama menjadi Starfish.
Setelah menunjukkan kebolehan bermusik di sejumlah tempat lokal, Phill Harvey direkrut untuk menjadi manajer.
Baca Juga: Pencairan KJP Plus Bulan Mei 2023, Ini Kata Pemprov DKI Jakarta
Setelah formasi bertambah dengan kehadiran Will Champion, Starfish kembali berganti nama menjadi Coldplay.
Pada tahun 1998 Coldplay merilis sebanyak 500 eksemplar single bertajuk Safety untuk diberikan kepada label rekaman serta sahabat-sahabat dekat.
Dari 500 eksemplar single tersebut, hanya tersisa sebanyak 50 yang kemudian dijual kepada publik.
Rekaman Coldplay yang dibuat selama 4 hari pada bulan Februari di tahun 1999 kemudian membuat label Fierce Panda tertarik.
Setelah masa studi berakhir, Coldplay menanda-tangani kontrak dengan Parlophone yang kemudian mulai membuat kiprahnya kian diakui.
Perselisihan band sempat terjadi dan membuat Will Champion terpaksa dipecat saat sesi rekaman The Blue Room.
Terinspirasi dari band lain semisal U2 dan REM, Chris Martin kemudian menetapkan aturan baru dan kembali mengajak Will Champion.
Di tahun 2000, lagu Coldplay yang berjudul Shiver berhasil merangkak di urutan 35 pada tangga lagu 40 best UK Single Chart.
Karir bermusik Coldplay semakin bersinar setelah berulang kali menghadiri sejumlah event musik di Inggris serta menetaskan Parachutes.
Di bulan Februari tahun 2001, Coldplay berhasil dinobatkan sebagai salah satu grup band dengan album terbaik di Inggris.
Pada tahun 2002, Coldplay kembali meraih penghargaan double platinum pada ajang musik Grammy Award sebagai musik alternatif terbaik.
Setelah sejumlah penghargaan tersebut, Chris Martin menilai Coldplay telah berevolusi dari band biasa menjadi salah satu band terbaik di dunia.
Ucapan Chris menjadi kenyataan setelah mengeluarkan In My Place yang semakin mengukuhkan kualitas band Coldplay.
Demikian sejarah perjalanan Coldplay yang dirangkum Ayojakarta pada Jumat, 12 Mei 2023 dari kanal Youtube alraniry. ***

Share this article
Chris Martin serta Jonny Buckland yang merupakan dua pentolan Coldplay pertama kali bertemu di University College London pada 1996.