AYOJAKARTA.COM -- Hubungan romantis dan langgeng membutuhkan usaha. Salah satu elemen utama untuk dikembangkan adalah kemampuan untuk mendukung dan menawarkan tempat yang aman bagi pasangan.
Meski jarang disadari, pasangan yang benar-benar suportif akan mendukung dan akan berupaya membuat hubungan itu berhasil dan langgeng.
Dikutip Make Me Better, berikut kebiasaan yang menunjukan bahwa kamu dan pasangan kamu benar-benar suportif dan saling membantu tumbuh dan berkembang.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah yang Mahasiswanya Paling Banyak Drop Out
1. Memahami sebelum menentang
Kebiasaan atau langkah pertama adalah benar-benar meluangkan waktu untuk memahami pasangan dan mendengarkan apa yang dikatakan sebelum bereaksi dan terutama sebelum mengatakan tidak.
Seringkali, kita hanya mengikuti asumsi yang kita miliki dan bereaksi sesuai dengan itu, jadi penting untuk terlebih dahulu benar-benar membuka diri terhadap apa yang dikatakan orang lain tanpa menilai dan baru kemudian bereaksi.
Keterampilan seperti mendengarkan secara aktif ketika kita memberikan perhatian penuh pada apa yang mereka katakan dan meluangkan waktu untuk memahami apa yang mereka maksud.
2. Bersedia melakukan penyesuaian kecil
sebagai pasangan yang saling suportif, kamu dan pasanganmu harus mau berkompromi, dan cara terbaik untuk memulai adalah dengan hal-hal kecil yang penting bagi pasangan.
Baca Juga: Ada Apa dengan Minyak Telon yang Viral di TikTok? Ternyata Bocah SMP yang Bikin Geleng-Geleng
Anda tidak harus mengubah setiap aspek perilaku, tetapi jika Anda dapat menghilangkan gangguan kecil, itu dapat membuat perbedaan besar bagi pasangan Anda.
Fokus pada hal-hal yang menyebabkan sebagian besar masalah dan itu tidak terlalu berarti bagi Anda. Meskipun mungkin membutuhkan sedikit usaha, itu adalah sesuatu yang pasti akan dihargai dan dikenali oleh pasangan.
3. berbicara setiap kali ada sesuatu yang mengganggu
Tampaknya masuk akal untuk menyembunyikan apa pun yang mengganggu. Lagipula, ini mungkin terasa seperti cara menjaga keharmonisan. Namun, ketika hal-hal ini tetap tidak terselesaikan, mereka cenderung membangun kebencian yang pada akhirnya menghasilkan konflik yang lebih besar.
Bagian penting dari hubungan yang suportif adalah bersikap jujur dan terbuka, mampu berkomunikasi dengan cara yang penuh hormat ketika ada sesuatu yang mengganggu dan terbuka terhadap pasangan yang melakukan hal yang sama.
Baca Juga: Libur Nasional Hari Kemerdekaan RI ke-78 Bisa Libur sampai 5 Hari
Ini membantu Anda dan pasangan mengatasi masalah sebelum menjadi terlalu besar dan juga membangun proses komunikasi dua arah yang nyaman yang memungkinkan Anda mengatasi masalah besar dan kecil saat terjadi.
4. Menghindari konfrontasi publik
Sangat tidak nyaman mengetahui rahasia pertengkaran pasangan atau kritik satu sama lain. Juga bisa memalukan bagi pasangan jika kesalahan atau masalahnya ditangani di depan orang lain. Jika berbicara, sebaiknya lakukan saat hanya berdua dan kalian berdua siap untuk percakapan.
Melakukannya di depan umum dapat membuat semua yang terlibat merasa tidak nyaman dan membuat orang tersebut lebih defensif, karena terasa seperti serangan terhadap mereka.
Penting untuk menunjukkan masalah apa pun, tetapi melakukannya di depan orang lain tidak mungkin produktif dan membuat Anda lebih berkonflik dengan pasangan. Tunggu sampai kamu sendirian.
Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah Mudah untuk Kerja di BUMN, Gaji dan Karir Menjanjikan
5. Mengambil inisiatif
Suatu hubungan didasarkan pada memberi dan menerima, tetapi jika sebagian besar setuju dengan keseimbangan ini, tidak ada gunanya terlalu memperhatikan bagaimana Anda memberi dan bagaimana Anda menerima. Jangan berpikir bahwa Anda selalu melakukan sesuatu, karena hal itu dapat menimbulkan kebencian terhadap pasangan Anda.
Jika Anda memulai, orang lain pasti akan mengikuti, tetapi jika Anda memilih untuk menunggu sampai mereka melakukan sesuatu, Anda bisa menunggu lama. Anda memiliki kekuatan untuk membuat perubahan yang efektif dan positif dalam hubungan, manfaatkan itu, dan pasangan Anda dapat mengikuti petunjuk Anda saat Anda memberi contoh.
6. Menanyakan dukungan seperti apa yang dibutuhkan pasangan
Beberapa orang memberikan nasihat yang bagus, yang lain pandai memecahkan masalah. Namun terkadang, kita membutuhkan hal lain dari pasangan kita.
Tanyakan kepada mereka apa yang mereka inginkan dan bagaimana Anda dapat mendukung mereka dalam situasi tersebut, dan kemudian patuhi apa yang mereka katakan. Ini dapat membantu Anda menjadi lebih mendukung dengan cara yang benar-benar membantu orang tersebut dan memberikan apa yang mereka butuhkan.
Baca Juga: Sukses dalam Karier Musik, Ternyata Duta Sheila on 7 Pernah Kuliah di UGM
Berkomunikasi secara terbuka tentang kebutuhan Anda sendiri dan tanggap terhadap apa yang diminta pasangan, yang membantu menciptakan timbal balik. Berbagai jenis dukungan diperlukan pada waktu yang berbeda, mulai dari kata-kata penyemangat, bantuan untuk tugas, solusi, saran, dan sebagainya.

Share this article
Pasangan yang benar-benar suportif akan mendukung dan akan berupaya membuat hubungan itu berhasil dan langgeng.