AYOJAKARTA.COM – Artikel serba serbi pinjol kali ini akan membahas tentang dampak penggunaan pinjol terhadap kesehatan mental seseorang.
Seperti yang telah diketahui, segala macam pinjaman dana termasuk pinjol atau pinjaman online adalah utang.
Utang ini harus dibayar karena hukumnya wajib. Begitu juga dengan utang pinjol.
Baca Juga: CPNS 2023 Siap Dibuka, Daftar 10 Instansi Sepi Peminat yang Cocok Buat Jadi Incaran!
Tentunya utang yang tidak dibayar segera menyebabkan dampak pada kesehatan mental seseorang peminjam dana atau pengutangnya. Termasuk pada pengutang yang menggunakan pinjol.
Beberapa dampak penggunaan pinjol terhadap kesehatan mental seseorang yaitu sebagai berikut:
1. Menyebabkan stress
Penggunaan pinjol atau mempunyai utang di pinjol serta utang pada orang lain dapat menyebabkan tekanan atau stress apabila belum mampu membayar utang tersebut.
Apalagi kalau di pinjol suka mendapatkan ancaman dari rentenir digital untuk memaksa pengutang segera membayar utangnya.
Baca Juga: 2 Cara Mudah Bikin WA Jadi Centang Satu tapi Tetap Bisa Online Sosmed, Tinggal Ubah Settingan Ini
Berdasarkan Prameswari (2023) stres atau stress tentang masalah keuangan bisa memberikan pengaruh untuk kesehatan mental dan kinerja akademik.
Adapun pendapat dari Tyas (2014) terkait stres akibat utang ini.
“Stres dan tekanan yang datang saat seseorang harus memenuhi kewajibannya untuk membayar utang bisa menyebabkan kegelisahan dan depresi.” Tyas (2014, hlm. 126)
2. Menyebabkan kecanduan atau ketergantungan
Seseorang yang sering berutang atau menggunakan pinjaman online (pinjol) lama-lama akan menyebabkan terjadinya kecanduan atau ketergantungan.
“Ketergantungan pada pinjol untuk memenuhi kebutuhan keuangan dapat menyebabkan mahasiswa terjebak dalam hutang yang sulit untuk dilunasi.” Prameswari (2023)
Baca Juga: Mental Kamu Lebih Kuat dari yang Kamu Sadari, Ini Dia 10 Tandanya
3. Menyebabkan kecemasan
Selain menyebabkan stress atau tekanan, penggunaan pinjol juga dapat menyebabkan kecemasan.
Berdasarkan Prameswari (2023) kecemasan yang terkait dengan masalah ekonomi atau masalah keuangan dapat berdampak untuk kesehatan mental dan kinerja akademik.
4. Merasa malu dan bersalah pada diri sendiri
Selain menyebabkan kecemasan, stres, dan ketergantungan, penggunaan pinjol juga bisa menimbulkan rasa malu serta bersalah pada diri sendiri.
“Orang yang sering mengutang juga kerap kali dihinggapi rasa malu dan bersalah, terutama jika kebiasaan ini diketahui oleh banyak orang. Hal ini pula yang bisa memengaruhi kehidupan sosial seseorang.” Tyas (2014, hlm. 127)
5. Memengaruhi hubungan dengan orang lain
Utang biasa maupun utang akibat penggunaan pinjol juga dapat memengaruhi hubungan dengan orang lain.
Baca Juga: 10 Tanda Kamu Punya Mental Kuat Dilihat dari Psikologi, Salah Satunya Kalau Mandi Lama
Berdasarkan Tyas (2014) adanya utang dapat memengaruhi hubungan dengan pasangan dan anak-anaknya.
Hal ini berdasarkan survei yang telah dilakukan pada 372 orang sebagai sampel. Sebanyak 37% memengaruhi hubungan dengan pasangan dan 22% dengan anak-anak.
Begitulah artikel Serba Serbi Pinjol terkait dengan dampak penggunaan pinjol terhadap kesehatan mental seseorang.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pembacanya.***

Share this article
Artikel serba serbi pinjol kali ini akan membahas tentang dampak penggunaan pinjol terhadap kesehatan mental seseorang.