Semakin Tertekan Ketika Kerja? Berikut Tanda Kamu Harus Resign

Semakin Tertekan Ketika Kerja? Berikut Tanda Kamu Harus Resign
Semakin Tertekan Ketika Kerja? Berikut Tanda Kamu Harus Resign

AYOJAKARTA.COM – Setiap orang pasti memiliki tekanannya masing-masing di tempat kerja, dengan berbagai masalah di kantor pasti kamu sempat berpikir untuk resign.

Hanya saja memutuskan resign dari pekerjaan bukanlah hal yang mudah, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan terlebih dahulu.

Karena salah dalam mengambil keputusan untuk resign, malah bisa membuat keadaan kamu menjadi lebih buruk.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sudah Harus Resign dari Pekerjaan, Lingkungan Toxic Bikin Ngga Nyaman

Sehingga ada baiknya untuk berpikir matang-matang dan minta pendapat orang sekitar, sebelum kamu memutuskan untuk resign.

Tanda-tanda berikut ini bisa menjadi pertimbangan kamu apakah harus resign atau tidak:

1. Selalu Mengeluh

Ketika kamu selalu mengeluh bahkan sebelum berangkat kerja, maka itu adalah salah satu tanda bahwa pekerjaan yang kamu jalani sekarang mungkin mulai tidak cocok.

Jika responmu biasa saja atau bahkan semangat, maka itu berarti pekerjaan yang sedang kamu jalani masih baik-baik saja.

Baca Juga: 8 Tanda Jika Kamu Sosok yang Dibutuhkan Atasan tapi Tidak Dihargai, Buruan Resign Aja!

2. Perusahaan Tidak Stabil

Perusahaan yang baik adalah mereka yang secara keuangan dan penjualan lancar, tidak ada kendala berarti yang bisa mengancam masa depan perusahaan.

Tetapi apabila kamu lihat keuangan kantor terus mengalami penurunan, produk yang terjual semakin sedikit, maka tidak ada salahnya kamu bersiap-siap untuk mencari pekerjaan lain.

3. Performa Menurun

Dalam bekerja hal yang normal jika performa di perusahaan terus mengalami naik turun, dan ini merupakan hal yang wajar bagi seluruh karyawan.

Apabila peformamu mengalami penurunan terus menerus dalam jangka waktu yang cukup panjang, maka kamu pikirkan kembali apakah masih mau bertahan atau tidak.

Baca Juga: 6 Tanda Kamu Salah Satu Karyawan yang akan Terkena PHK, Waspada!

4. Sering Stres

Stres pada umumnya adalah hal yang wajar dan sering terjadi pada setiap orang, tetapi stres yang berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan mental dan fisik.

Ketika kamu bekerja pasti ada kalanya mengalami stres, tetapi apabila hal tersebut terlalu sering dan dalam jangka waktu panjang, maka bisa menjadi indikator bahwa pekerjaanmu mungkin mulai tidak nyaman.

5. Tidak ada Diskusi

Diskusi merupakan hal yang baik dalam mengembangkan kemampuan dan ketajaman analisa kamu.

Tetapi apabila tidak ada ruang untuk diskusi maka hal tersebut akan membuat kamu sulit untuk berkembang dan meningkatkan kemampuan yang dimiliki.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Tertekan
# resign
# tanda
# kerja

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.