AYOJAKARTA.COM – Sosok pedangdut papan atas Dewi Perssik tengah menjadi sorotan publik.
Dewi Perssik diketahui mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari sosial media.
Dimana ia dihujat oleh seorang netizen berinisial MZ yang menjelek-jelekkan dirinya dengan memberikan komentar jahat.
Tindakan dari netizen berinisial MZ tersebut kali ini benar-benar membuat Dewi Perssik geram.
Hingga akhirnya penyanyi yang kerap dipanggil Depe tersebut memutuskan untuk melaporkan netizen berinisial MZ yang menghujatnya ke polisi.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @davidyandraan pada (20/12/2022), menginformasikan Dewi Perssik mendatangi kantor polisi untuk melakukan mediasi dengan haters berinisial MZ tersebut.
Saat ditanya apakah benar pengakuan haters yang tega menghujat dirinya tersebut sebenarnya karena ngefans, Depe menjawab seperti berikut.
Baca Juga: Psikologi Forensik Ungkap Kepribadian Putri Candrawathi: Pemahaman Nilai Sosial yang Baik, Tapi…
“Gak ada bukan fans saya, bukan enggak bukan gak ada foto saya kok foto saya yang apa itu yang agak gimana-gimana gitu diupload,” ujar dewi Perssik.
Lebih lanjut Dewi Perssik menuturkan, “Jadi dia pengen kenalan ama saya mungkin saya akan tetap menyempatkan waktunya kok untuk ketemu.”
Kemudian saat dikonfirmasi oleh awak media perihal hujatan haters berinisial MZ yang mengatakan bahwa dirinya mandul, Dewi Perssik menuturkan seperti berikut.
“Ya kan nanti kita ke dokter, nanti aku periksa aku mandul atau enggak,” ujar Depe dengan santai.
Penyanyi dangdut yang baru saja bercerai tersebut juga mengatakan bahwa mandul atau tidaknya dirinya hanya dokter yang bisa tahu.
“Mandul itu kan harus sesuai apa kata dokter kan, hanya dokter yang bisa tau isi saya mandul atau enggak,” jawab Depi Perssik.
Disisi lain Dewi Perssik menuturkan jika haters yang ia laporkan tersebut cukup kooperatif menjalani kasus ini.
“Orangnya kooperatif,” pungkas Dewi Perssik. ***

Share this article
Penyanyi dangdut Dewi Perssik dapat komentar tak sedap dari salah satu haters berinisial MZ dan membuatnya melaporkannya ke polisi