AYOJAKARTA.COM - Sosok Dedi Mulyadi yang belum lama ini membantu seorang mitra ojek online bernama Fitra untuk melamar kekasihnya bernama Mutia, kini memasuki babak baru.
Pasalnya rencana pernikahan Fitra yang memiliki keterbatasan fisik disinyalir akan membuat Dedi Mulyadi berbuat lebih ekstra.
Hal itu terjadi lantaran kunjungan Dedi Mulyadi bersama Fitra untuk mendaftar pernikahan, ditolak oleh KUA.
Baca Juga: Heboh! Foto Rizky Billar Disobek Kru TV dalam Acara HUT Indosiar, Diduga karena Hal Ini
Terkait dengan awal perkenalan antara Kang Dedi dengan Fitra hingga diminta untuk menjadi wali pernikahan, dapat dilihat pada tautan berikut, KLIK DI SINI.
Itikad baik dan rencana mulia yang telah diniatkan Fitra bersama Mutia untuk menjalani kehidupan rumah tangga, menemui hambatan.
“Minimal 19 tahun untuk perempuan, kalau umurnya masih kurang harus ada dispensasi pengadilan,” jelas petugas pendaftaran KUA.
Mengetahui bahwa usia Mutia berbeda dengan keterangan yang ia terima dari Ayahnya, Kang Dedi sempat terperanjat.
Fitra tidak bisa berbuat lebih, selain karena keterbatasan fisik, ia juga belum memahami bagaimana prosedur mengurus pernikahan.
Hanya ekspresi sedih dan pasrah yang bisa diperlihatkan Fitra usai mengetahui proses pernikahannya tidak semulus rencana.
“Kurang enam bulan? Ya sudah nanti kita ke Pengadilan Agama saja, tenang, tenang” bujuk Kang Dedi mencoba memberikan jalan keluar.
Sehubungan dengan langkah formal yang harus ditempuh Fitra untuk tetap bisa segera menikahi Mutia, petugas KUA memberi saran.
“Dari sini ada penolakan, pengadilan agama yang akan memutuskan boleh atau tidak,” terang petugas KUA seraya mempersiapkan dokumen.
Menyadari kegelisahan yang dialami Fitra, Kang Dedi dengan bijaksana mencoba memberi jalan keluar yang lebih relevan untuk dilakukan.
“Bisa begini, sekarang nikah agama dulu, oleh orang tua dinikahin, nanti bulan Juni diresmikan suratnya,” bujuk Kang Dedi.
Lebih jauh Kang Dedi menjelaskan kepada Fitra, bahwa peraturan pernikahan merupakan produk Undang-undang yang tidak bisa ditawar.
Fitra kembali menemukan harap, usai Kang Dedi mengajak kedua calon mempelai untuk melakukan gladi bersih acara akad nikah di ruangan.
Dengan keterbatasan yang dimiliki, Fitra dengan lancar dan mantap berhasil mengucapkan kalimat sakral pernikahan.
Keberhasilan Fitra dalam gladi bersih ijab-qabul membuat Kang Dedi tidak kuat memberi komentar.
“Masalahnya apa sih ingin cepat-cepat nikah, yang nikah juga cerai lagi,” celotehan Kang Dedi yang lepas membuat suasana KUA mendadak dipenuhi tawa.
Meski sempat ditolak KUA karena usia calon istri yang masih belum cukup, Fitra yakin akan tetap melangsungkan pernikahan sesuai jadwal. ***

Share this article
Dedi Mulyadi menyambut baik itikad dan rencana mulia yang telah diniatkan Fitra bersama Mutia untuk menjalani kehidupan rumah tangga