22 Kejanggalan Usai Menonton Film Ice Cold Murder, Coffe and Jessica Wongso: Ayah Mirna Paling Disorot!

Film Ice Cold : Murder, Coffee and Jessica Wongso
Film Ice Cold : Murder, Coffee and Jessica Wongso

AYOJAKARTA.COM - Film dokumenter kasus kopi sianida yang terjadi pada Januari 2016 berjudul Ice Cold Murder, Coffe and Jessica Wongso kini menjadi sorotan publik. 

Film Ice Cold Murder, Coffe and Jessica Wongso seakan membuka kasus lama yang sempat menghilang dari pendengaran publik. 

Diketahui, dalam film Ice Cold Murder, Coffe and Jessica Wongso menceritakan kasus pembunuhan Mirna Salihin yang sempat ramai di 2016.

Baca Juga: 5 Kejanggalan Kasus Pembunuhan Mirna Salihin yang Melibatkan Jessica Wongso, Belum Terungkap sampai Sekarang!

Kasus ini lantas kembali diangkat dan menjadi perbincangan karena dianggap memiliki kejanggalan.

Film Ice Cold Murder, Coffe and Jessica Wongso kini sudah bisa disaksikan di Netflix sejak 28 September 2023. 

Setelah menonton film tersebut, beberapa netizen menilai bahwa banyak kejanggalan yang terjadi. 

Baca Juga: Dituding Sebagai Psikopat, Ternyata Jessica Wongso Justru Alami 2 Gangguan Kejiwaan Ini!

Salah satunya pemilik akun Twitter @dypvy bernama Fifi. 

Ia bahkan menuliskan 22 hal kejanggalan usai melihat film tersebut. 

Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter @dypvy, Rabu (4/10/2023) berikut 22 kejanggalan yang terungkap dari film Ice Cold Murder, Coffe and Jessica Wongso: 

Baca Juga: Hakim Sebut Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso dan Ferdy Sambo Mirip: Banyak Bukti Dieliminasi!

1. Sosok Ayah Mirna Salihin digambarkan sebagai orang yang memiliki kepribadian arogan dan narsistik.

2. Kemunculan Jessica untuk berbicara dengan durasi yang sangat sedikit, itupun kemudian dia tdk diizinkan untuk diinterview. 

3. Suami Mirna Salihin dan ketiga hakim tidak diwawancarai.

Baca Juga: Jessica Wongso Ternyata Sempat Nulis Surat Untuk Seorang Jurnalis saat Sidang Kasus Kopi Sianida, Apa Isinya?

4. Mirna tidak diotopsi, hanya diambil sampel pada lambung, empedu dan hati itupun setelah 3 hari kematian Mirna.

5. Tidak ada bukti yang secara langsung menyebut Jessica pembunuhnya, hanya teori dari JPU dan saksi ahli.

6. Kasus ini banyak banget kejanggalannya.

Baca Juga: Sinopsis Film Dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso di Netflix

7. Pihak dari Jessica seolah tidak dikasih ruang untuk berbicara, bahkan dokter dari RSCM masih diragukan oleh pengadilan .

8. Ayah Mirna seolah pengen kasus ini cepat kelar dan harus Jessica yang bersalah.

9. Banyak narasumber yang didatangkan JPU, pengacara, manajer Cafe Olivier, barista, orang media dan saksi ahli.

Baca Juga: Buku Harian Jessica Wongso Terpidana Kasus Kopi Sianida Terungkap di Film Dokumenter Netflix, Apa Isinya?

10. Baru tau kalo 1 gram biji apel itu mengandung 0,06-0,24 mg sama dengan sianida yang ada di tubuh Mirna (0,2 mg).

11. The "things" yang membuat Jessica seolah pelaku dalam kasus ini adalah:
a. Jessica sudah memesan tempat, pesanan, dan dateng lebih awal.
b. Adanya goodie bag yang menghalangi kopi dari pantauan CCTV.
c. Tidak terlihat panik, bahkan Jessica dimintau temannya untuk browsing bagaimana cara mengatasi keadaan Mirna saat itu, dia hanya bilang "ga punya kuota"
d. Punya beberapa catatan kriminal di Australia (ie: menabrakkan mobilnya di panti jompo dll)
e. Dia seringkali meminum obat anti depressant.
f. Sudah membuang celana yang dia pakai saat itu.

Poin-pon di atas dianggap telah memberatkan Jessica Wongso.

Baca Juga: 5 Fakta Film Ice Cold : Murder, Coffee and Jessica Wongso yang Tayang di Netflix 28 September, Wajib Nonton!

12. Ayah Mirna di awal dokumenter bilang "Saya akan menginvestigasi, pasti akan ketemu pembunuhnya" namun dia sendiri yang tidak mengizinkan jenazah Mirna diotopsi scr menyeluruh.

13. Hani juga dalam dokumenter tidak ada, padahal Hani saat itu berada di TKP bersama Jessica dan Mirna.

14. Tambahan, orang keracunan sianida itu kulitnya berubah menjadi merah ceri, sementara pas pertama kali ditemukan Mirna itu wajahnya biru. Kemudian setelah tau itu, beredar foto yang sama dengan muka menjadi merah.

Baca Juga: Bakal Tayang di Netflix 28 September 2023, Ini Kilas Balik Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso 2016 Silam

15. Dokter yang memeriksa Mirna setelah 70 menit kematian tidak ditemukan sianida di dalam lambung. Namun, setelah 3 hari kematian baru ditemukan 0,2 mg sianida. Sementara, sianida baru bisa bikin meninggal itu di angka 50-176mg. Yang paham tolong dijelaskan.

16. Ada part yang sebenarnya gak penting, tapi mungkin salah satu cara buat menggambarkan netizen Indonesia itu gimana dan malah bikin fokus kepecah. Ketika salah satu Jaksa yang disebut "ganteng" itu nikah dengan artis.

17. Couldnt agree more, kalo kematian tidak wajar itu emang harus diotopsi atau diperiksa seluruh organ biar tau sebab matinya. Ahli patologi forensik dari RSCM bilang begitu. Padahal organ-organ lain mempunyai potensi bisa bikin mati.

Baca Juga: Babak Baru Kasus Sianida di Magelang, Pelaku Ngaku Terinspirasi dari Kasus Jessica Wongso dan Munir

18. Awalnya bingung juga fungsi dia di sana apa, tapi saya coba memahami, kayaknya itu ngegambarin gimana netizen Indonesia itu demen sekali dengan kisah ala2 sinetron. Thats why kasus ini sampe seviral itu pada masanya cmiiw.

19. Sebelum sidang juga terjadi pertemuan antara Ayah Mirna, manajer cafe Olivier (Devi), dan barista. Pas ditanya apa yang dibahas di sana, barista cuman jawab "saya lupa soalnya udh lama bgt". Sementara Devi menjawab "gue takut salah ngomong ya". Barista kemudian menambahkan kalau ketemu cuman bahas tentang kasus tsb. Kek, lo harus konsisten kalau bicara, harus bicara yang benar ga usah takut.

20. Pihak Jessica menghadirkan saksi ahli yaitu patologi forensik yg berasal dari Australia. Belio bilang kalo itu meninggal bukan krn sianida. EH pada akhirnya belio dideportasi dan dicekal masuk ke Indonesia selama 6 bulan.

Baca Juga: Terungkap Lewat Film Ice Cold, 11 Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica-Mirna

21. Ayah Mirna bilang "maafin papa nakal, gonta ganti perempuan". Terus di awal dokumenter, Ayah Mirna bilang kalo Mirna ini plek ketiplek adab dan sifatnya sama bokapnya yang keras. KEK HMMM

22. Ada salah satu narasumber yaitu Chemical Toxicologist bilang bahwa jika benar ada 7400mg kandungan sianida ada dalam kopi vietnam itu, orang2 akan pingsan apalagi cafe itu merupakan tempat tertutup. Sianida dalam bentuk cairan dapat berubah menjadi gas.***

 
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# sianida
# Mirna Salihin
# film

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.