AYOJAKARTA.COM – Setiap mendengar kata Halloween, bagi banyak orang tentu akan langsung memikirkan permen, buah labu, kostum-kostum aneh dan seram, api dan sejenisnya.
Di banyak belahan negara di dunia, setiap tanggal 31 Oktober perayaan hari Halloween diperingati sebagai bentuk acara, baik sebagai acara budaya juga acara keagamaan.
Tapi perayaan Halloween yang sedianya membawa bahagia, berubah menjadi celaka ketika di Itaewon, Korea terjadi tragedi hingga menyebabkan ratusan nyawa meninggal dunia.
Baca Juga: Buntut KDRT Rizky Billar Dicabut, Denny Darko Beri Komentar Leslar Entertainment Gulung Tikar
Baca Juga: 19 Produk Sampo Ditarik dari Pasaran, Unilever Indonesia Buka Suara, BPOM Terus Pantau
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Korea Reomit pada Senin, 31 Oktober 2022 didapatkan sejumlah informasi mengenai tragedi Itaewon 29 Oktober lalu, berikut penjelasannya.
Fakta Tragedi Perayaan Halloween dari YouTuber Korea Reomit
Dia memaparkan, Itaewon adalah tempat paling majemuk di Korea, dari kuliner atau makanan khas dan budaya banyak variasinya.
Dari kuliner dan budaya Turki, India, Malaysia, Indonesia, bahkan juga Eropa semua ragam tersebut bisa ditemukan di Itaewon.
Baca Juga: Muncul Tanda Lingkaran Hijau dan Biru di Foto Profil WhatsApp, Ini Arti dan Perbedaannya!
Baca Juga: Terekam CCTV, Inilah yang Dilakukan Brigadir J di Detik-detik Terakhir Hidupnya
Itaewon dulunya juga berdekatan dengan basecamp tentara Amerika, sehingga menambah ragam budaya disana.
Daya tarik inilah yang membuat Itaewon menjadi sebuah lokasi kumpul yang paling diminati oleh masyarakat majemuk yang tinggal di Korea.
Bukan hanya warga negara Korea, tetapi juga orang-orang pendatang atau turis yang berkebangsaan selain Korea.
Di waktu musim gugur, cuaca di Itaewon menjadi cuaca yang paling pas dan sejuk untuk berjalan-jalan karena merupakan transisi antara musim salju dan musim panas.
Tidak terlalu dingin karena turunnya salju, juga belum terlalu menyengat karena panasnya matahari.
Dengan kondisi cuaca seperti itu, orang-orang menjadi tidak mudah berkeringat dan nyaman menggunakan aneka jenis pakaian.
Peristiwa tragedi perayaan Halloween di Itaewon terjadi pada 29 Oktober 2022, hal ini dikarenakan para peserta perayaan memilih waktu di akhir pekan, bukan di hari biasa.
Dalam tragedi perayaan Halloween di Itaewon dikabarkan ada ratusan nyawa manusia yang meninggal dunia, kabar miring menghiasi sejumlah media.
Sempat juga beredar rumor dan mengatakan bahwa penyebab tragedi Itaewon disebabkan karena ada restoran yang membagi-bagikan permen beracun, tapi itu sepertinya hoax.
Baca Juga: Santer Dikaitkan dengan Inisial R, Terungkap Masa Lalu Rey Mbayang dengan Wanita Ini
Menurut informasi resmi yang dikeluarkan pihak keamanan Korea, tragedi Itaewon lebih disebabkan karena adanya penumpukkan massa yang datang dan ingin memadati wilayah Itaewon.
Perbedaan antara banyaknya jumlah pengunjung dengan tempat berlangsungnya acara menyebabkan potensi saling dorong dan injak yang berujung pingsan hingga kematian.
Banyak yang sudah berusaha saling membantu dengan memberikan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) atau usaha mengembalikan kemampuan bernafas dan sirkulasi darah dalam tubuh seseorang yang diakibatkan suatu hal.
Dikabarkan, jumlah korban dalam tragedi Itaewon ini mencapai 154 orang meninggal dunia, 26 orang merupakan warga negara non-Korea, sementara korban luka berjumlah 103.***

Share this article
YouTuber Korea Reomit mengungkapkan fakta terkait tragedi perayaan Halloween di Itaewon, Korea yang merenggut ratusan nyawa.