AYOJAKARTA.COM---Melalui forum online, netizen Korea Selatan atau yang biasa disebut dengan Knetz mengungkapkan kekesalannya dan pendapatnya berkaitan dengan insiden yang terjadi di Itaewon pada Sabtu malam, 29 Oktober 2022.
Menurut kabar yang beredar, insiden yang menewaskan setidaknya 151 orang tersebut terjadi ketika orang-orang mulai saling mendorong di tengah keramaian perayaan Halloween di Itaewon.
Melalui sebuah forum online, para knetz meluapkan kekecewaan dan kekesalannya atas insiden yang terjadi, khususnya berkaitan dengan kabar yang menyatakan bahwa sekelompok orang menjadi penghasut atau provokator di tempat kejadian.
Dikutip AyoJakarta.com dari koreaboo.com, berikut ini adalah beberapa keluh kesah dari netizen Korea Selatan atas insiden yang terjadi di Itaewon pada perayaan Halloween kemarin.
Baca Juga: Buntut Insiden Perayaan Halloween Tragis yang Terjadi di Itaewon, SMTOWN WONDERLAND 2022 Dibatalkan!
Seseorang memberikan informasi berkaitan dengan kronologi kejadian di Itaewon tersebut, khususnya perihal provokasi yang dilakukan sekelompok orang.
“Beberapa orang yang diwawancarai di berita juga mengatakan bahwa mereka mendengar orang-orang berkata 'Tekan! Dorongan!' juga," tulis seorang pengguna dalam forum.
Baca Juga: Perayaan Hallowen yang Berujung Tragedi Mengerikan di Itaewon Korea Selatan, Begini Kronologinya!
Di sisi lain, ada orang yang meminta pertanggung jawaban dan penangkapan terhadap para provokator tersebut.
“Saya ingin orang-orang yang menghasut dorongan untuk ditangkap dan bertanggung jawab," tulis pengguna lain.
Ada juga seorang pengguna yang mempertanyakan rekaman CCTV atau kamera pengintai dari lokasi kejadian.
Orang tersebut kemudian berpendapat bahwa tidak akan sulit menemukan pelaku apabila memang ada orang yang melakukan hasutan ataupun provokasi untuk mendorong di tengah keramaian.
Baca Juga: Breaking News! Tragedi Itaewon Tewaskan 140 Orang Saat Rayakan Halloween, Ini Penyebabnya
“Bukankah akan ada rekaman dari kamera pengintai di sekitar area itu? Saya kira tidak akan sulit menemukan penghasutnya jika memang ada kelompok yang memprakarsai desakan itu” ujar pengguna tersebut.
Sedangkan itu, pengguna lainnya juga mengungkapkan pendapat yang tak jauh berbeda, bahwa kelompok yang diduga memprakarsai tindakan saling dorong tersebut harus bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.
“Para penghasut harus bertanggung jawab atas pembunuhan tidak disengaja, jika mereka dapat dilacak. Mereka mungkin tidak berniat membunuh orang, tetapi mereka mendorong dengan kesadaran penuh bahwa orang bisa mati. Maksud saya, sangat masuk akal bagi orang untuk tidak mendorong orang lain menuruni lereng karena dapat menyebabkan cedera serius,” tulis knetz pada forum online tersebut.
“Saya yakin para penghasut tersebut melarikan diri dari tempat kejadian secepatnya. Tetapi mereka tahu di dalam hati mereka apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka sebabkan. Kalau saja mereka bisa membusuk di penjara!” tulis lainnya.

Share this article
Berikut ungkapan kekesalan KNetz di forum online terkait dengan Tragedi Halloween di Itaewon yang menewaskan 151 orang