AYOJAKARTA.COM - Ketegangan global kembali memanas setelah keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam konflik antara Iran dan Israel.
Peringatan keras dari pemimpin tertinggi Iran terhadap AS membuat kekhawatiran akan pecahnya Perang Dunia 3 semakin meningkat.
Dalam situasi seperti ini, masyarakat dunia pun mulai mempertimbangkan negara mana yang paling aman untuk ditinggali jika konflik besar benar-benar terjadi.
Menurut para ahli keamanan global dan pakar nuklir, kemungkinan penggunaan senjata pemusnah massal sangat tinggi jika perang skala besar kembali terjadi.
Bahkan, seperti diungkap oleh profesor iklim dan atmosfer terkemuka Brian Toon, jika perang nuklir benar-benar terjadi, hingga 60 persen populasi dunia bisa lenyap hanya dalam waktu 72 menit.
Namun, masih ada harapan. Beberapa negara dinilai cukup aman dan memiliki ketahanan sumber daya yang memadai untuk bertahan jika skenario terburuk dari Perang Dunia 3 menjadi kenyataan. Berikut adalah daftar negara paling aman menurut pakar, yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya:
1. Antartika
Meskipun bukan negara berdaulat, wilayah ini disebut-sebut sebagai tempat teraman dari konflik militer karena letaknya yang sangat terpencil.
Tidak memiliki nilai strategis militer, Antartika menawarkan perlindungan alami dari serangan langsung, meski kondisi alamnya ekstrem.
Baca Juga: Bocoran Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2, Benarkah Cair Akhir Juni 2025?
2. Selandia Baru
Menjadi salah satu negara yang konsisten menduduki peringkat atas dalam Indeks Perdamaian Global, Selandia Baru dianggap sangat aman.
Selain tidak terlibat dalam konflik internasional, negara ini memiliki sistem pertanian yang mandiri, membuatnya tahan terhadap gangguan rantai pasok global.
3. Swiss
Dikenal dengan prinsip kenetralannya, Swiss memiliki posisi geografis yang terlindungi dengan pegunungan Alpen.
Negara ini memiliki sistem pertahanan sipil yang matang dan infrastruktur bawah tanah yang siap menghadapi berbagai ancaman, termasuk konflik berskala besar.
4. Islandia
Negara pulau ini kaya akan sumber energi terbarukan, cadangan air tawar, dan jarang terlibat dalam konflik global.
Kombinasi antara letak geografis terpencil dan stabilitas politik menjadikan Islandia salah satu pilihan ideal dalam daftar negara paling aman dari ancaman Perang Dunia 3.
5. Indonesia
Indonesia memiliki kebijakan luar negeri yang dikenal sebagai "bebas dan aktif" sejak era Presiden Soekarno. Kebijakan ini menekankan netralitas dalam konflik global, yang membuat Indonesia dianggap sebagai wilayah aman dari kemungkinan terlibatnya dalam perang besar.
6. Afrika Selatan
Negara ini memiliki potensi pertanian yang tinggi dan akses air tawar yang luas, mendukung kemandirian pangan dalam jangka panjang.
Meskipun pemerintahnya pernah dikritik karena sikap politiknya terhadap konflik global, secara geografis dan sumber daya, Afrika Selatan masih termasuk dalam daftar aman.
Baca Juga: SP2D Turun! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair, Cek Saldo Sekarang
7. Argentina
Karena lokasinya yang jauh dari pusat konflik dunia dan tanah yang subur untuk pertanian, Argentina menjadi kandidat kuat sebagai tempat perlindungan dalam skenario konflik global berskala besar.
8. Bhutan
Negara kecil di pegunungan Himalaya ini secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral. Dengan budaya damai dan lokasi yang sulit dijangkau, Bhutan dinilai aman dari eskalasi militer global.
9. Chile
Dengan panjang wilayah lebih dari 4.000 mil dan kekayaan sumber daya alam, Chile memiliki infrastruktur modern dan stabilitas politik yang cukup baik.
Letaknya yang jauh dari pusat konflik dunia menjadikannya pilihan masuk akal untuk bertahan di masa konflik global.
10. Fiji
Negara kepulauan di Pasifik Selatan ini dikenal damai dan memiliki militer dalam jumlah terbatas. Letaknya yang terpencil serta kekayaan alam menjadikannya salah satu lokasi potensial untuk menghindari dampak Perang Dunia 3.***

Share this article
Ketegangan Iran-Israel naikkan risiko PD3. Pakar sebut 10 negara teraman: Antartika, NZ, Swiss, Islandia, Indonesia, Chile, Fiji, dll.