AYOJAKARTA.COM -- Eskalasi perang yang terus memanas antara milisi perlawanan Palestina, Hamas, dengan Israel terus mendatangkan gelombang reaksi dari berbagai pihak.
Pertempuran yang terjadi di Jalur Gaza ini ikut memantik perang opini yang tak tertahankan terutama di media sosial.
Baru-baru ini, salah satu konten yang cukup menghebohkan viral tersebar di Twitter. Konten tersebut memperlihatkan penggalan sisa jasad bayi yang sudah gosong dan diklaim sebagai bayi Israel korban kekejaman Hamas.
Baca Juga: Aplikasi Buatan Israel Ini Digunakan oleh 3 Jutaan Warga Indonesia
Foto itu salah satunya diunggah sosok kolumnis sayap kanan Amerika Serikat pro Israel garis keras Ben Shapiro, yang menyatakan gambar tersebut sebagai bukti kekejaman Hamas Palestina.
Gambar tersebut lantas dilabeli editan AI oleh Twitter melalui situs pendeteksi keaslian gambar aiornot.com, sebelum kemudian pelabelan tersebut direvisi di mana Twitter.
Beberapa warganet lain yang pro Israel juga mengunggah bukti deteksi tools AI berbeda yang menyatakan bahwa gambar tersebut merupakan foto asli.
Baca Juga: Puluhan Ribu Tentara Israel Bakal Gempur Jalur Gaza, Ribuan Pasukan Hamas Siaga di Bunker
Walau demikian, unggahan foto bayi kontroversial Ben Shapiro tersebut tetap dipertanyakan dan dinilai sebagai editan AI lantaran ditemukan bukti gambar diduga asli yang memperlihatkan seekor anjing dalam foto, alih-alih bayi yang terbakar.
Ben Shapiro sendiri enggan mengakui bahwa foto tersebut hasil editan AI dan berdalih bahwa alat pendeteksi konten AI tidak selalu menunjukkan hasil akurat.
Kontroversi foto bayi diduga hasil editan AI ini menunjukkan betapa parahnya penyebaran informasi hoaks tentang perang di Jalur Gaza secara online.
Baca Juga: Israel Jebak Warga Gaza Lewat Evakuasi Palsu, 70 Orang Tewas Dibom Pesawat Tempur
Disitat dari The New Arab, media barat juga dihebohkan oleh laporan pemenggalan kepala bayi Israel di Kfar Azza.
Para jurnalis mengatakan mereka mendapat informasi dari tentara Israel yang menyatakan ada setidaknya 40 bayi dibunuh. Informasi tersebut juga menyatakan pasukan Hamas melakukan pemenggalan terhadap para korban mereka.
Informasi sumir tersebut kemudian diralat. Militer Israel mengatakan kepada media bahwa mereka belum memverifikasi klaim yang dibuat oleh tentara mereka sendiri.
Hamas sendiri membantah klaim bahwa mereka memenggal kepala anak-anak.
Disitat dari Palestine Chronicle, sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa dia telah melihat foto anak-anak Israel yang dibantai oleh Hamas. Pernyataan tersebut juga kemudian diralat Gedung Putih.
Sumber dari kabar sumir yang dilumat Biden adalah Perdana Menteri Israel yang sangat anti Hamas, Benjamin Netanyahu.

Share this article
Pendukung Israel sebar foto diduga hoaks editan AI. Foto tersebut diklaim sebagai jasad bayi korban Hamas.