GAMBIR, AYOJAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Pusat melalui Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) dan Energi menyiapkan 8 unit genset untuk pasokan energi listrik di titik pengungsian saat terjadi bencana.
Kepala Sudin Nakertrans dan Energi Kota Administrasi Jakarta Pusat, Fidyah Rokhim mengatakan, pihaknya memiliki delapan unit genset dengan daya kapasitas bervariasi, mulai dari dua unit 10 KVA, dua unit 12.5 KVA, dua unit 80 KVA, dan dua unit 100 KVA.
"Kondisi genset seluruhnya dalam kondisi baik dan siap digunakan di lokasi pengungsian," kata Fidyah dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu (17/11).
Menurutnya, genset tersebut nantinya digunakan bukan untuk menghidupkan lampu di rumah warga di lokasi bencana baik kebakaran maupun banjir, melainkan untuk penerangan di posko darurat.
"Jadi kita suplai pasokan listrik untuk tenda pengungsian kita cukupi. Termasuk penerangan di tenda pengungsian dan tempat pengungsian saat banjir atau kebakaran," ungkap Fidyah.
"Kita pasti mendukung pasokan energi listrik di titik pengungsian apabila terjadi banjir di lokasi tersebut," imbuhnya.

Share this article
pihaknya memiliki delapan unit genset dengan daya kapasitas bervariasi, mulai dari dua unit 10 KVA, dua unit 12.5 KVA, dua unit 80 KVA.