AYO BACA : Bertambah 55, Positif Covid-19 di Indonesia Menjadi 227AYO BACA : Jakarta Utara Bentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, mengumumkan ada 19 kasus meninggal dunia karena positif Covid-19 di Indonesia.
Laporan tersebut diakumulasi sejak 12-18 Maret 2020. Sementara, ada 11 pasien yang sembuh dan sudah boleh dipulangkan.
"Kami laporkan kasus yang meninggal terdapat permasalahan dalam pendataan. Karena setelah kami melakukan ricek tadi pagi, dan kami kemudian berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit di seluruh Indonesia yang merawat kasus ini. Ternyata beberapa rumah sakit belum melaporkan kasus kematian sejak tangal 12 Maret sampai 17 Maret. Data sekarang kita perbaiki, maka akumulatif kasus meninggal sampai 18 Maret pukul 12.00 WIB total 19 orang," jelas Yurianto.
Rinciannya, lanjut Yurianto, Bali 1 orang, Banten 1, DKI Jakarta 12, Jawa Barat 1, Jateng 2, Jatim 1, dan Sumatera Utara 1 kasus.
Tak hanya menyampaikan kasus kematian karena Covid-19, Yurianto juga mengumumkan ada 11 ornag yang dinyatakan sembuh dan sudah boleh dipulangkan. Mereka yakni 1 orang dari Banten, 9 dari Jakarta, dan 1 dari Jawa Barat.
Dalam perkembangannya, Yurianto mengklaim kini banyak masyarakat yang mulai sadar dengan kondisi mewabahnya corona di Indonesia. Menurutnya, banyak warga yang mulai bersedia memeriksakan diri, sehingga pihaknya merasa harus meningkatkan pelayanan.
Ia mengakui kasus akan terus bertambah, seperti di negara lain yang terus meningkat sejak kasus pertama kali ditemukan. Hal itu juga diiringi dengan terus dilakukan tracing atau penelurusan terhadap orang yang pernah berkontak dengan pasien positif Covid-19.
"Kami berharap April bisa terkendali. Sekarang memang betul sedang naik. Kontak tracing kita lakukan intens sehingga terus menemukan kasus ini," ucapnya.
AYO BACA : ASN Pemkot Bekasi WFH Sampai 31 Maret, Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Share this article
Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, mengumumkan ada 19 kasus meninggal dunia karena positif Covid-19 di Indonesia. Laporan tersebut diakumulasi sejak 12-18 Maret 2020. Sementara, ada 11 pasien yang sembuh dan sudah boleh dipulangkan. "Kami laporkan kasus yang meninggal terdapat permasalahan dalam pendataan. Karena setelah kami melakukan ricek tadi pagi, dan kami kemudian berkoordinasi dengan seluruh rumah skait di seluruh Indonesia yang merawat kasus ini. Ternyata beberapa rumah sakit belum melaporkan kasus kematian sejak tangal 12 Maret sampai 17 Maret. Data sekarang kita perbaiki, maka akumulatif kasus meninggal sampai 18 Maret pukul 12.00 toal 19 orang," jelas Yurianto.