AYOJAKARTA.COM - Bansos PKH dan sembako yang sebelumnya bernama BPNT disalurkan dengan diantar ke rumah.
Pengantaran bansos dilakukan oleh PT Pos Indonesia (Persero) yang petugasnya langsung menyambangi rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kali ini, pengantaran bansos tersebut dilakukan di kawasan Jakarta Selatan.
PT Pos Indonesia berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyalurkan bantuan kepada warga.
Mekanismenya, PT Pos Indonesia lebih dulu membuat surat undangan dan data nominatif.
Lalu, dibuat surat pemberitahuan kepada kecamatan, kelurahan, Dinsos, dan Wali Kota bahwa PT Pos Indonesia akan menyalurkan bansos.
“Mekanisme berikutnya, kami melakukan pengantaran door to door," ujar Agung Janarjono selaku Deputi EGM Kantorpos Jakarta Flora 12000 seperti dikutip AyoJakarta.com dari Suara.com, Rabu (12/4/2023).
"Undangan langsung kami bawa ke tempat. Kemudian KPM kita foto dokumen KTP dan KK, foto wajah sambil memegang uang, sekalian geo tagging rumah penerima,” lanjutnya.
Hanya saja perlu diingat bahwa pengantaran bansos ini dilakukan di Jakarta Selatan karena alokasi penerima tidak banyak.
Lantas, bagaimana jika di rumah KPM tidak ada orang saat petugas PT Pos Indonesia datang?
Jika hal itu terjadi, maka petugas akan meninggalkan surat undangan agar penerima mengambil sendiri bansosnya.
Penerima tinggal datang ke kantor pos sebelum tenggat waktu untuk mengambil bansos.***
Artikel ini telah tayang di Suara.com dengan judul "Penyaluran Bansos Sembako dan PKH di Jaksel Diantar Langsung ke Rumah KPM"

Share this article
Pengantaran bansos dilakukan oleh PT Pos Indonesia (Persero) yang petugasnya langsung menyambangi rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).