AYOJAKARTA.COM - Informasi terkini dari kondisi petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, bernama Endri (52) yang menjadi korban pemukulan dan penusukan oleh seorang oknum diduga preman.
Endri diketahui masih menjalani pemulihan.
Sebagai informasi, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 24 Mei 2026 sekitar pukul 05.00 WIB di lingkungan Kantor Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara.

Lurah Bidara Cina, Suhartono mengatakan, korban saat ini masih beristirahat di rumah dan menjalani proses pemulihan akibat luka yang dideritanya.
"Jika kondisinya masih belum segera sembuh, kami akan memberikan dispensasi izin sesuai surat keterangan dokter," ujarnya, Senin, 18 Mei 2026.
Suhartono menjelaskan, pada pagi ini korban baru menjalani kontrol kesehatan di Puskesmas Kelurahan Bidara Cina 3. Luka yang dialami masih cukup serius, terutama pada bagian bibir dan paha.
"Kondisi kesehatannya berangsur pulih, tetapi masih membutuhkan waktu untuk pemulihan," terangnya.
Biaya pengobatan korban saat ini ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan karena penusakan terjadi saat Endri sedang bekerja.

Kronologi Kejadian
Berawal dari korban yang baru saja selesai menyapu Jalan Otista Raya dan hendak melakukan absensi di kantor kelurahan.
Saat itu, pelaku masuk ke ruang aula yang lantainya baru selesai dipel.
Endri kemudian menegur pelaku agar melepas sandal karena lantai masih basah. Namun, pelaku menolak dan justru marah hingga melakukan pemukulan serta penusukan terhadap korban.
Akibat kejadian tersebut, Endri mengalami luka tusuk di paha kanan serta lebam dan bengkak di bagian bibir.
Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jatinegara, Eko Bayu memastikan, pihak kepolisian telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran.
"Identitas terduga pelaku sudah kami dapatkan dan saat ini sedang dilakukan upaya pencarian," tandasnya.***
Share this article
Informasi terkini dari kondisi petugas PPSU Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, bernama Endri (52) yang menjadi korban pemukulan dan penusukan oleh seorang oknum diduga preman.