AYOJAKARTA.COM - Ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11) hingga kini masih menjadi sorotan.
Imbas ledakan tersebut, Pemprov DKI Jakarta menerapkan pembelajaran daring sejak hari ini, Senin (10/11).
Selain itu, pendampingan kepada korban ledakan juga akan dilakukan guna memulihkan psikologis siswa.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah.
Dikutip dari beritajakarta.id, pihak PPAPP akan memberi dukungan psikologis selama proses pemulihan para siswa korban ledakan.
Hal ini juga akan dilakukaan saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring berlangsung.
Mobil Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) juga disiapkan di lingkungan sekolah untuk memberi dukungan psikis kepada siswa, guru, dan keluarga terdampak.
Termasuk kepada warga sekitar yang memerlukan konseling.
Baca Juga: Menkeu Kaji Pengenaian Cukai Disejumlah Barang: Popok, Alat Makan Sekali Pakai hingga Tisu Basah
Konseling ini dibuka secara gratis.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana telah menerapkan pembelajaran daring yang dimulai hari ini.
Pembelajaran daring ini akan dilakukan setelah dinyatakan bahwa gedung sekolah SMAN 72 aman dan bisa digunakan kembali.
Nahdiana mengatakan, nantinya orang tua siswa akan diundang untuk memberi pemahaman terkait langkah pemulihan yang dilakukan.***
Share this article
Pemprov DKI menerapkan pembelajaran daring bagi siswa-siswi SMAN 72 Jakarta mulai hari ini.