Buya Yahya Bilang Rezeki Seret Dapat karena kebiasaan Ini, Maka Jangan Dilakukan!

 Buya Yahya.
Buya Yahya.

AYOJAKARTA.COM— Berikut nasehat Buya Yahya terkait kebiasaan yang harus dihindari karena dapat membuat rezeki terhambat alias seret.

Harus diingat, rezeki tidak hanya berkutat tentang materi semata.

Nikmat sehat, kelancaran beraktivitas, rukun dengan saudara dan keluarga juga merupakan rezeki dalam bentuk lain.

Baca Juga: Lama Tak Ada Kabar, Begini Nasib Hilda Vitria Setelah Putus dari Billy Syahputra

Bagi umat Muslim rezeki harus diupayakan, salah satunya dengan bekerja atau mencari nafkah dengan beragam cara.

Namun, taukah kamu ternyata ada sebuah kebiasan yang tanpa disadari dapat menghambat datangnya rezeki.

Buya Yahya memberikan nasehat, ada satu kebiasaan yang harus kita jauhi karena dapat berpengaruh pada rezeki. Apalagi dilakukan setelah waktu Subuh.

Lalu kebiasaan apa yang dapat membuat rezeki  seret itu?.

Baca Juga: 3 Amalan Dahsyat dari Mbah Moen Agar Rezeki Tak Putus dan Selamat Dunia Akhirat, Segera Lakukan!

Kebiasaan itu menurut Buya Yahya adalah tidur sesudah waktu subuh.

Ditegaskan Buya Yahya, tidur setelah subuh dapat membuat rezeki menjadi sempit.

Dalam sebuah tausiah,Buya Yahya mendapat pertanyaan dari seorang jemaah yang menanyakan tentang hal ini.

“Mohon penjelasannya Buya, larangan tidur setelah subuh,” tanya jemaah itu kepada Buya Yahya, dilansir dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, pada Rabu 28 September 2022, dan dikutip oleh portalsulut.pikiran-rakyat.com dalam artikel Jangan Lagi Lakukan Kebiasaan Ini Kalau Tak Mau Kehilangan Rezeki Kata Buya Yahya

Sebelumnya, Buya Yahya menjelaskan hukum tidur setelah subuh.

Baca Juga: Kata Mbah Moen 5 Perbuatan Sederhana Ini Bikin Rezeki Mengalir Deras, Anda Wajib Tahu dan Lakukan!

“Tidak haram. Ulama mengatakan itu makruh. Karena waktu subuh adalah waktu mendekatkan diri kepada Allah,” jelas Buya Yahya.

Tidur usai subuh itu tidak haram hukumnya. Namun ditegaskan Buya Yahya bila orang yang memilih tidur usai subuh, akan kehilangan banyak hal.

“Akan kehilangan banyak hal, di antaranya rezeki. Rezekinya sempit,” ujar Buya Yahya.

Buya Yahya juga  berpesan untuk tidak lalai terhadap dua waktu.

Waktu yang pertama, yakni sehabis sholat ashar sampai maghrib.

Dan kedua, waktu habis sholat subuh sampai terbit matahari.

Baca Juga: Kata Mbah Moen Inilah Ciri Orang Mukmin yang Baik, Cek Apakah Anda Termasuk?

Dua waktu ini istimewa. Kalau habis sholat ashar sampai maghrib, kalau kita dengan Allah, maka itu sebab kita diberi rezeki batin.”

Adapun saat waktu habis sholat subuh sampai terbit matahari, Allah akan memberikan rezeki dhohir (materi).

“Maka Allah akan berikan rezeki dhohir, akan Allah berikan rezeki lebih banyak lebih cepat, daripada orang yang sudah mulai pagi kerja di pasar,” kata Buya Yahya.

“Yang penting jangan tidur. Hidupkan waktu setelah subuh itu dengan Allah,”  kata Buya Yahya.

Demikian nasehat Buya Yahya agar kita menjauhi kebiasaan yang dapat membuat rezeki seret, salah satunya adalah tidur setelah subuh.***

 

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tidur setelah subuh
# rezeki seret
# sholat
# kebiasaan
# Buya Yahya

News Update

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.