AYOJAKARTA.COM - Sebagai umat Islam kita tentu asing mendengar sosok Nabi.
Menurut agama samawi, Nabi adalah manusia yang memperoleh wahyu dari Tuhan tentang agama dan misinya.
Dalam agama Islam sendiri juga terdapat istilah Rasul.
Baca Juga: Kata Mbah Moen Baca Surah Ini Sebelum Masuk Rumah Agar Pintu Rezeki Terbuka Seluas-luasnya!
Rasul dalam agama Islam memiliki kewajiban untuk menyampaikan ajaran yang diterima dari Tuhan.
Dalam agama Islam dijelaskan terdapat 25 Nabi dan Rasul.
Masing-masing Nabi dan Rasul tersebut memiliki kisahnya masing-masing.
Baca Juga: Mbah Moen Sebut Meludah di Dua Tempat ini Dapat Menyebabkan Rezeki Seret, Simak Penjelasanny
Tidak hanya itu, para Nabi dan Rasul juga diberikan mukjizat oleh Allah SWT.
Seperti misalnya Nabi Musa AS yang diberikan mukjizat berupa tongkat yang bisa membelah laut merah.
Kemudian ada Nabi Ibrahim AS yang diberikan mukjizat oleh Allah SWT yaitu tidak bisa terbakar saat dirinya dihukum oleh Raja Namrud.
Baca Juga: Sudah Merasa Berbuat Baik Tapi Sering Mendapat Cobaan, Ini Penjelasan Mbah Moen
Tentunya masih banyak mukjizat yang dimiliki oleh nabi-nabi lain.
Nabi diketahui hidup pada jaman dahulu kala lalu apakah dijaman sekarang masih ada nabi ?
Mungkin pertanyaan tersebut kadang terbesit dalam pikiran kita.
Baca Juga: Kata Mbah Moen Bukan Harta Maupun Bidadari yang Diinginkan Wali Allah, Tapi Hal Ini
Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad SAW merupakan Rasul utusan Allah yang terakhir.
Setelah Nabi Muhammad wafat memang sudah tidak ada lagi nabi atau rasul selanjutnya.
Namun masih ada ahlul bait atau garis keturunan atau keluarga dari Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Tips Mbah Moen dalam Mencari Jodoh, Kaum Pria Wajib Tahu dan Lakukan!
Ahlul bait sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya orang rumah atau keluarga.
Istilah Ahlul bait dalam Islam biasanya mengarah pada keluarga Nabi Muhammad SAW.
Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @ppalanwarsarang, dalam ceramahnya Mbah Moen menjelaskan betapa istimewanya kedudukan para ahlul bait ini.
Menurut Mbah Moen ahlul bait diibaratkan perahu para Nabi.
“Siapa itu yang menjadi perahunya Nabi ?Ahlulbaitilmustofa,” tutur Mbah Moen.
Kemudian Mbah Moen melanjutkan dakwahnya, “Yaitu para ahlul baitnya sang Nabi yang terpilih.”
Baca Juga: Kata Mbah Moen, Ada 3 Perbuatan Manusia yang Bisa Mendatangkan Kerusakan, Ini Ulasannya
“Keturunannya kanjeng Nabi yaitu para sayyid Ahlulbaitimustofa, At tuhurii yang suci.” imbuh Mbah Moen.
Innamaayuriidhullah liyyudzhiba ‘ankumurrajsa ahlal baiiti wayutahharakum tadzhiira hum ammanuardzi
Yang artinya ahlul bait ( keturunan Nabi) itu layaknya tonggak pengaman bagi bumi.
Baca Juga: Ini Dia Keistimewaan Bulan Ramadhan Menurut Mbah Moen
Menurut Mbah Moen golongan ahlul bait ini memiliki peran yang sangat penting sampai saat ini.
Kyai asal Rembang tersebut menuturkan, “Orang-orang Islam yang sudah sebegini besar cobaannya tapi kok masih bisa aman itu sebab berkahnya ahlul bait.”
“Syubbihulbiiannyumidzuhuuri para ahlul bait diumpamakan layaknya bintang-bintang yang bersinar yang tempak di langit," imbuh Mbah Moen.
Keistimewaan ahlul bait yang dijelaskan oleh Mbah Moen tersebut juga sama seperti apa yang dijelaskan dalam hadis-hadis. ***

Share this article
Mbah Moen mengibaratkan bahwa keistimewaan dan peran penting para ahlul bait itu bagai perahu nabi, simak penjelasannya.