AYOJAKARTA.COM – Hanya dalam hitungan hari, umat muslim akan menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW atau dikenal dengan sebutan Maulid Nabi.
Diketahui, Maulid Nabi Muhammad SAW akan jatuh pada tanggal 15 dan 16 September 2024.
Masyarakat Indonesia banyak yang memperingati Maulid Nabi tepat dengan tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu 12 Rabiul Awwal.
Namun, tak sedikit juga ada masyarakat yang memilih melaksanakan peringatan Maulid Nabi sebelum atau sesudah tanggal tersebut.
Dalam rangka menyambut Maulid Nabi, umat muslim biasanya akan menggelar berbagai kegiatan yang ditunjukkan sebagai rasa syukur seperti zikir, shalawat, hingga berbagi makanan.
Menjelang peringatan Maulid Nabi, mungkin ada banyak umat muslim yang ingin menjalankan amalan baik.
Dikutip dari laman NU Online pada Jumat (13/9/2024), Imam Jalaluddin As-Suyuthi mengatakan bahwa rasa syukur kepada Allah bisa terwujud dengan berbagai jenis ibadah.
“Syukur kepada Allah Swt terwujud dengan berbagai jenis ibadah, misalnya sujud (shalat sunnah), puasa, sedekah, dan membaca Al-Quran. Adakah nikmat yang lebih besar pada hari ini dari kelahiran Nabi Muhammad SAW, nabi kasih sayang,” (Imam Jalaluddin As-Suyuthi, Husnul Maqshid fi Amalil Mawlid, (Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: tanpa tahun)), halaman 63).
Jalaluddin As-Suyuthi menyampaikan rasa syukur dan nikmat atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sebaiknya ditunjukkan dalam bentuk kebaikan yang dimaknai sebagai bentuk syukur kepada Allah.
Baca Juga: Inilah 6 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Terbaik di Tahun 2024, Cek Apakah Jurusanmu Termasuk
Namun, hal yang perlu ditekankan dari As-Suyuthi adalah dalam peringatan maulid terdapat edukasi.
Edukasi tersebut berupa konten yang bisa memotivasi umat muslim untuk melakukan amal saleh.
Di Indonesia, hal ini biasanya diterjemahkan dalam bentuk tausiyah atau ceramah agama.
Maka dari itu, edukasi pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus diisi dengan ceramah agama.
Sebaiknya, cerama yang mengandung ujaran kebencian, bernuansa SARA, provokatif, agitatif, dan hoaks dihindari pada momen ini.
Perlu diketahui bahwa ungkapan rasa syukur merupakan sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam, bahkan tertuang dalam banyak ayat Al-Quran dan hadist.
Sejauh itu ekspresi rasa syukur kepada Allah atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, maka peringatan maulid menjadi sebuah keniscayaan.
Ungkapan rasa syukur kepada Allah atas kelahiran Nabi Muhammad SAW bisa dengan berbagai macam kebaikan yang mendekatkan umat muslim kepada Allah.***

Share this article
Menyambut Maulid Nabi, umat muslim biasanya akan menggelar berbagai kegiatan yang ditunjukkan sebagai rasa syukur seperti zikir...