AYOJAKARTA.COM - Manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka selama hidup di dunia.
Bagi umat Muslim, ada konsep surga sebagai balasan bagi mereka yang taat kepada Allah dan neraka sebagai konsekuensi yang menakutkan bagi mereka yang tidak taat.
Pendiri Pusat Studi Alquran (PSQ) Jakarta, Prof. M. Quraish Shihab mengungkapkan bahwa Allah akan menghitung setiap amal manusia, termasuk lamanya hidup seseorang dan sumber harta yang diperoleh serta bagaimana harta itu digunakan.
Baca Juga: Tes IQ: Mana Anak yang Menyelinap ke Kamar dalam Gambar Ini? Otak Cerdas Pasti Tau
Hal itu sampaikan dalam channel YouTube Najwa Shihab yang berjudul Bekal Diri Menuju Ilahi: Siapa Takut Mati?
Ada sejumlah pertanyaan yang akan diajukan kepada manusia saat pertanggungjawaban, dan manusia harus menjawabnya.
Sebelum seseorang meninggal, tanda-tanda kematian akan muncul.
Quraish Shihab menjelaskan nyawa akan terasa seperti keluar dari lutut, dan lutut akan berdempet dengan lutut, menandakan bahwa hidup perlahan-lahan memudar hingga akhirnya ada di tenggorokan.
Rasulullah pernah bersabda bahwa Allah menerima taubat seseorang selama nyawanya belum mencapai tenggorokan.
Waktu ini adalah kesempatan terakhir untuk bertaubat, karena setelah nyawa benar-benar keluar, taubat tidak akan diterima lagi, dan ruh akan pergi ke alam barzakh.
Baca Juga: Tips WhatsApp agar Gambar yang Dikirim Tidak Bisa Disimpan atau Screenshot Pengguna Lain
Alam barzakh adalah tempat antara dunia dan akhirat di mana jasad manusia berada di kubur sementara rohnya berada di sana. Di alam barzakh, semua yang meninggal menunggu waktu saat sangkakala ditiup.
Setelah sangkakala ditiup, semua yang hidup akan mati, dan mereka akan menunggu sangkakala yang kedua untuk bangkit dan menghadap perhitungan amal di padang mahsyar.
Di alam barzakh, manusia akan dipertunjukkan tempat mereka di akhirat nanti. Alam barzakh bisa digambarkan seperti satu ruangan dengan dinding-dinding kaca yang memungkinkan mereka melihat dunia dan akhirat. Orang yang meninggal dapat melihat keluarganya yang masih hidup jika mereka menoleh ke kiri.
Nabi Muhammad mengingatkan agar tidak memalukan orang yang telah meninggal dengan perbuatan buruk karena mereka bisa melihat di alam barzakh.
Setelah kiamat, semua orang akan digiring menuju padang mahsyar dalam keadaan tanpa pakaian. Di sana, semua perhitungan amal akan dilakukan, ada yang mudah dan ada yang sulit.
Baca Juga: Daftar Lengkap Formasi di CPNS yang Menerima Semua Jurusan Lulusan S1
Quraish Shihab juga mengungkapkan bahwa banyak umat Rasulullah yang akan masuk surga dengan mudah, dan ini mencakup banyak orang.
Meskipun angka "70.000" dalam hadis yang disebutkan bisa diartikan sebagai banyak atau besar, dan bukan hanya jumlah harfiah.
Dalam hadis, Nabi Muhammad menyebut bahwa 70.000 orang dari umatnya akan masuk surga tanpa dihisab, dan ini mencerminkan rahmat Allah yang besar kepada umat-Nya.

Share this article
Quraish Shihab mengungkapkan, Allah akan menghitung setiap amal manusia dan meminta pertanggungjawaban atas tindakan mereka selama hidup.