AYOJAKARTA.COM – Sebentar lagi umat Islam akan memasuk Tahun Baru 1445 Hijriah yang mana bertepatan tanggal 19 Juli 2023 dalam kalender Masehi.
Hijriah adalah kalender bagi umat Islam yang biasanya tidak ada perayaan besar-besaran pada tahun baru tersebut.
Walaupun demikian, tentu saat memasuki 1 Muharam tahun baru Hijriah umat Islam patut mensyukurinya karena memiliki keistimewaan di dalamnya.
Bagi umat Islam tentu harus tahu ilmu dan sejarah tentang tahun baru tersebut.
Baca Juga: 6 Aktivitas Sederhana untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak, Main Game Ternyata Bagus Efeknya!
Adapun sejarah ditetapkan tahun baru Islam tersebut bermula ketika seorang Gubernur Abu Musa Al-Anshari menuliskan secarik kertas kepada Khalifah Umar Bin Khattab RA.
Dalam surat tersebut, dirinya menjelaskan kepada Khalifah Umar Bin Khattab RA, bahwa dirinya bingung tentang surat yang tidak memiliki tahun.
Sehingga membuat dirinya kesulitan saat menyimpan dokumen atau pengarsipan sehingga saat itu dibuatlah kalender Islam.
Namun saat itu tidak ada pemberlakuan angka tahun, hanya saja bulan dan tanggal.
Baca Juga: 9 Kepribadian yang Bisa Dilihat dari Detail Struktur Wajah
Allah SWT juga berfirman yang terdapat dalam Alquran, Surah At Taubah, ayat 36-37, yang artinya:
Ayat 36: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.”
Ayat 37: “Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah menambah kekafiran. Disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mempersiapkan dengan bilangan yang Allah mengharamkannya, maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Syaitan) menjadikan mereka memandang perbuatan mereka yang buruk itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”
Baca Juga: Wajib Tahu! 8 Tanda ini Menunjukkan Anda Orang Cerdas, Ternyata Tidak Selalu Tentang Skor IQ
Selanjutnya Khalifah Umar Bin Khattab langsung memanggil Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf RA, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam RA, Sa'ad bin Waqqas hingga Thalhah bin Ubaidillah untuk berdiskusi dan menyusun kalender Islam.
Setelah beberapa lama diskusi, Ali bin Abi Thalib mengusulkan peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Mekkah ke Yastrib yang disetujui oleh para sahabat.
Sehingga dibuatlah kalender Islam dengan nama Kalender Hijriah dan penetapan tersebut dilakukan pada tahun 1 Hijriah atau 17 tahun setelah hijrah Nabi Muhammad SAW.***
Share this article
Berikut ini sejarah Tahun Baru Hijriah yang wajib diketahui umat Islam di seluruh dunia, ternyata berawal dari Kekhalifan Umar Bin Khattab.