AYOJAKARTA.COM -- Tak terasa bulan Dzulhijjah 1444 H akan segera berakhir, dalam kalender islam bulan tersebut menjadi bulan penutup.
Ada beberapa amalan puasa sunnah yang dapat dikerjakan, salah satunya adalah puasa Idul Adha atau puasa yang dilakukan sebelum hari raya Idul Adha.
Maka dari itu kita harus mengetahui berapa hari puasa Idul Adha dikerjakan, jatuh pada hari dan tanggal apa, dan bagaimana bacaan niat puasanya.
Dilansir dari YouTube Instaqwa-insan, Rabu 21 Juni 2023. Berikut adalah penjelasan terkait amalan puasa sunnah Idul Adha.
Baca Juga: Keutamaan Menjalankan 3 Puasa Sunnah di Setiap Bulan Dzulhijjah, Catat Tanggal dan Niatnya
Puasa Idul Adha sebetulnya merupakan bagian dari 9 hari di awal bulan Dzulhijjah atau dikenal sebagai Puasa Sunnah Dzulhijjah, Puasa Sunnah Tarwiyah dan Puasa Sunnah Arafah.
Adapun Puasa Sunnah Dzulhijjah dikerjakan sejak tanggal 1 sampai dengan tanggal 7 Dzulhijjah. Sedangkan Puasa Tarwiyah dikerjakan pada tanggal 8 Dzulhijjah dan Puasa Sunnah Arafah di tanggal 9 Dzulhijjah atau sehari sebelum hari Raya Idul Adha.
Untuk itu, bagi umat muslim yang mengikuti versi Muhammadiyah, puasa sunnah ini bisa dilakukan mulai dari tanggal 1 Dzulhijjah atau pada 19 Juni 2023.
Kemudian, dilanjutkan Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah atau 26 Juni, dan Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah atau 27 Juni 2023.
Sementara bagi yang mengikuti versi Pemerintah dan Nahdlatul Ulama, lebaran Idul Adha jatuh pada 29 Juni 2023 maka Puasa Dzulhijjah dimulai 20 Juni, lalu dilanjutkan Puasa Tarwiyah 27 Juni dan Puasa Arafah 28 Juni.
Adapun bacaan atau lafaz niat puasa Dzulhijjah sendiri sebagai berikut.
Arab latin: "Nawaitu Shauma Syahri Dzilhijjati Sunnatan Lillahi Ta'aalaa"
Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala"
Bacaan puasa sunnah Tarwiyah, sebagai berikut:
Arab latin: " Nawaitu Shauma Tarwiyata Sunnatan Lillahi Ta'aalaa"
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala"
Bacaan puasa Arafah, dengan lafaz niat puasa sebagai berikut:
Arab latin: " Nawaitu Shauma Arafata Sunnatan Lillahi Ta'aalaa"
Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala"
Dalam melafalkan bacaan niat puasa tersebut, cukup melafalkan dalam hati pada malam hari sebelum melaksanakan puasa sunnah dengan diawali basmallah.

Share this article
Dalam melafalkan bacaan niat puasa, cukup melafalkan dalam hati pada malam hari sebelum melaksanakan puasa sunnah dengan diawali basmallah.