Hati-hati! Berpuasa Tapi hilang Pahalanya, Siapakah Dia? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM - Berpuasa adalah bukan hanya menahan lapar dan dahaga di siang hari hingga datangnya waktu berbuka.

Akan tetapi selama berpuasa juga harus menjaga diri dari segala hal yang membatalkan dan mengurangi pahala puasa.

Sebagaimana Buya Yahya menjelaskan ada hal-hal yang tidak membatalkan puasa tapi mengurangi pahala puasa.

Baca Juga: Mario Dandy dan Shane Mulai Setres dan Teriak-teriak di Sel, Warganet : yang Harusnya Selamatin Masuk KPK

"Ada hal yang tidak membatalkan puasa, akan tetapi dia menjadikan hilangnya pahala puasa, sehingga seorang hamba yang berpuasa itu tidak mendapatkan kecuali lapar dan dahaga," ungkap Buya Yahya dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Buya Yahya menjelaskan bahwa rukun puasa bukan hanya puasa secara dzohir, tapi juga puasa batin menjaga sesuatu yang membatalkan puasa.

"Rukun puasa sudah jelas itu puasa dzahir, akan tetapi ada puasa batin, dan Nabi menyebutkan tentang puasa batin maknanya menjaga sesuatu yang menjadikan hilangnya pahala," jelas Buya Yahya.

Adapun yang dapat menghapus pahala puasa, Buya Yahya menjelaskan bisa dari perilaku-perilaku yang dilakukan selama berpuasa.

Baca Juga: Penuh Tangis! Sidang AG Jadi Ajang Saling Serang Para Tersangka Penganiayaan David Ozora

"Bisa jadi pahala ini terhapus karena perilaku-perilaku atau perbuatan yang tidak kita sadari,baginda Nabi SAW menyebutkan hadits dari Abu Hurairah ra," jelas Buya Yahya.

"Rasulullah SAW bersabda Assiyamu Junnah, Hendaknya namanya puasa itu bisa menjadi benteng, bisa menjadi tameng agar kita tidak masuk dalam kesalahan, kemaksiatan, dosa dan neraka, dan hendaknya seperti itu dan kita sadar," sambungnya.

Secara lugas Buya yahya menyampaikan bahwa selama berpuasa harus menghindari perkataan yang dapat menimbulkan pertikaian atau permusuhan.

Baca Juga: Indonesia Pernah Disanksi FIFA Tahun 2015? Wakil Ketua PSSI Zainudin Amali: Olahraga Kita Dikucilkan Jika..

"Kalau kita berpuasa hendaknya menghindari dari kalimat-kalimat yang kotor, jorok, membangkitkan syahwat, menimbulkan pertikaian, menjadikan orang bermaksiat," jelas Buya Yahya.

"Melakukan sesuatu yang tidak pernah kita renungkan padahal akibatnya itu membahayakan sekali, kalimat yang menjadikan sebab orang bermusuhan," sambungnya.

Buya Yahya menyampaikan puasa akan tetap sah meski ada perkataan kotor yang terucap, karena secara dzohir tidak makan dan minum.

"Dan didalam kita berpuasa hendaknya puasa kita itu menjadikan kita waspada menjaga lisan kita ngomong kotor naudzubillah, memang puasanya tetap sah," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Temui Presiden FIFA Lagi, Ini yang Erick Thohir Bawa untuk Harapan Sepak Bola Indonesia, Apa Itu?

"Secara dzahir tidak makan tidak minum, tapi dia ngomongnya kotor, ngomong jorok, belum lagi ngomong yang menggunjing orang, mencaci orang, meremehkan orang," sambungnya.

Melalui perkataan kotor yang terucap menurut Buya Yahya itu dapat menghapus pahala puasa dan kadang semua itu dilakukan tanpa sadar.

"Kadang ini tidak disadari tapi menjadikan pahala itu hapus, begitu pentingnya kita menjaga lisan kita agar kita tidak mengutuk," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menyampaikan ada lafadz yang harus diucapkan saat kita mendapat cacian dan makian dari orang lain.

Baca Juga: Wajib Tahu! Hukum Mencicipi Masakan ketika Puasa, Ini Kata Buya Yahya: Boleh, Asalkan…

"Disaat kita dizalimi sekalipun, jika seseorang itu diganggu, disakiti oleh seseorang, atau saya tak mau dicaci oleh seseorang maka jangan membalas dengan cacian," tutur Buya Yahya.

"Hendaknya dia menjawab 'inni shoimun' dua kali, harus dengan kekhusuan, inni shoimun yang pertama adalah memberitahu tentang diri kita sendiri, inni shoimun aku puasa maka jangan balas dengan caci maki," sambungnya.

Menurut Buya Yahya, dengan mengucap Inni Shoimun memberitahukan kita sedang berpuasa dan jangan saling memaki, karena pada saat berpuasa dapat menghilangkan pahalanya.

"Inni shoimun beritahu dia saya itu puasa tolong hentikan caci makimu, maknanya apa? kita harus menjaga dalam kondisi kita terpancing kita dengan kesalahan orang lain yang seharusnya kesalahan pada dia,

Baca Juga: Menhub Budi Karya Sumadi : 5 Titik Krusial Darat, Bandara dan Pelabuhan Jelang Lebaran 2023, di Mana Saja?

Buya Yahya menyampaikan bahwa dari emosi yang tidak tertahan dan terjadi caci maki akan menimbulkan hilangkan pahala puasa.

"Cuman gara-gara kita kebawa emosi, akhirnya kita menuruti emosi kita, kita terpengaruh dengan kesalahannya dia, dia mengolok, akhirnya caci maki terus hilanglah pahala kita,

Sebagaimana Buya Yahya menyampaikan hadist Nabi Muhammad SAW, mereka yang melakukan ibadah dibarengi dengan maksiat hanya pahala kebaikannya akan habis.

Baca Juga: KUR BRI 2023 Tidak Bisa Cair 100 Persen dan Pinjaman Tidak Bisa Diambil Semua? Bagini Penjelasannya

"Dari Abu Hurairah diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, alangkah banyaknya orang berpuasa tidak ia dapatkan kecuali hanya lapar dan dahaga, dan alangkah banyaknya orang bangun ditengah malam yang ia dapat hanya capeknya begadang," ungkap Buya Yahya.

"Kenapa dia melakukan itu semua dibarengi dengan kemaksiatan yang menghabiskan pahala, jadi sebagian tidak sadar kadang melakukan kebaikan dibarengi kemaksiatan, harapannya adalah diterima kebaikannya tapi kemaksiatannya telah menghabiskan pahalanya, dapat apa dia?," sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Berpuasa Tapi hilang Pahalanya
# Pahala di bulan Ramadan
# Buya Yahya

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.