AYOJAKARTA.COM- Bulan Syaban merupakan bulan terakhir menjelang bulan Ramadhan yang memiliki banyak keutamaan.
Salah satunya, pada bulan ini amalan umat manusia dinaikkan untuk disetorkan kepada Allah SWT.
Dalam Hadits Riwayat An-Nasa'i, Rasulullah SAW pernah bersabda,
"Bulan Syaban, bulan antara Rajab dan Ramadhan adalah bulan di saat manusia lalai. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah SWT, Rabb semesta alam. Karena itu, aku amatlah suka berpuasa ketika amalanku dinaikkan."
Hal tersebut juga dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam salah satu ceramahnya.
UAS menerangkan keistimewaan bulan Sya'ban dengan kisah Usamah bin Zaid RA, cucu angkat Rasulullah, yang waktu itu datang untuk menemui Nabi Muhammad SAW.
Usamah bin Zaid RA yang memiliki julukan Hibbu Rasulullah (orang yang dicintai Rasulullah) itu bertanya kepada Rasulullah.
Baca Juga: Jalan Keluar untuk Orang Terlilit Utang, Ustaz Buya Yahya Berikan Solusi Doa di Waktu yang Tepat
“Wahai Rasulullah SAW, kenapa aku tidak pernah melihat Anda berpuasa sunah dalam satu bulan tertentu yang lebih banyak dari bulan Sya’ban?” tanya Usamah.
Lalu, Nabi Muhammad SAW pun menjawab:
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفِلُ النَّاسُ عَنْهُ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الأَعْمَال إِلى رَبِّ العَالمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عملي وَأَنَا صَائِمٌ
“Ia adalah bulan di saat manusia banyak yang lalai (dari beramal shalih), antara Rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan di saat amal-amal dibawa naik kepada Allah Rabb semesta alam, maka aku senang apabila amal-amalku diangkat kepada Allah saat aku mengerjakan puasa sunnah.” (HR. Tirmizi, An-Nasai dan Ibnu Khuzaimah, Ibnu Khuzaimah menshahihkan hadits ini).
UAS juga menjelaskan dalam 12 bulan kalender Hijriyah terdapat salah satu bulan yang dianjurkan untuk berpuasa selain Ramadhan yakni bulan Sya'ban
“Jadi dalam 12 bulan itu, bulan yang paling dianjurkan puasa setelah bulan Ramadhan adalah Sya’ban,” kata UAS dikutip AyoJakarta.com melalui laman Republika.co.id pada Kamis (23/2/2023).
Dalam Hadits Riwayat Muslim no. 1156 dan Ibnu Majah no. 1710 juga disebutkan bahwa Rasulullah melakukan lebih banyak puasa sunnah di bulan Sya'ban.
“Aku tidak pernah melihat beliau SAW lebih banyak berpuasa sunnah daripada bulan Sya’ban. Beliau berpuasa di bulan Sya’ban seluruh harinya, yaitu beliau berpuasa satu bulan Sya’ban kecuali sedikit (beberapa) hari.” (HR. Muslim no. 1156 dan Ibnu Majah no. 1710).
Menurut UAS, bulan Sya'ban lebih sering dilupakan dibanding Rajab dan Ramadhan karena jauh sebelum Islam datang, bulan Rajab sudah lebih dulu diagungkan dan dimuliakan oleh orang-orang Jahiliyah.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kiamat Dalam Islam Menurut Ustaz Abdul Somad, Sekarang Masih Aman?
Dan juga merupakan salah satu bulan yang haram atau bulan mulia dalam Al-Quran.
“Rajab juga termasuk dalam bulan-bulan haram yang dimuliakan dalam Alquran. Sedangkan Ramadhan, siapa yang tidak mengetahui Ramadhan karena didalamnya ada lailatul qadr dan momen Alquran diturunkan,” jelas UAS.
Lalu, UAS mengingatkan kepada umat muslim agar tidak melupakan keutamaan amalan pada bulan Sya'ban yang juga memiliki pahala berlimpah.
“Beribadah pada saat orang lupa, pahalanya besar, contohnya tahajud, banyak orang lalai makanya pahalanya besar bagi yang menjalankannya. Maka dari itu, keutamaan beramal saat orang lalai itu pahalanya amat luar biasa,” imbuhnya.
Baca Juga: Heboh, Aming Berhijrah! Tuai Banyak Dukungan dan Doa dari Rekan Sesama Selebriti dan Netizen!
Selain itu, UAS menjelaskan bahwa catatan amal manusia diangkat sebanyak tiga kali, yakni harian, mingguan dan tahunan.
Mengutip dari penjelasan Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam kitabnya Fathul Bari, UAS merinci bahwa catatan amal harian diangkat setiap setelah Ashar, lalu amal mingguan diangkat setiap hari Kamis dan catatan amal tahunan akan diangkat setiap bulan Sya'ban.
“Jika saat catatan amal diperiksa dan diangkat oleh malaikat, seseorang itu sedang berpuasa atau sedang sholat berjamaah maka akan baik laporan amalannya kepada Allah SWT,” ucap UAS.**)

Share this article
Ustaz Abdul Somad mengingatkan umat muslim untuk tidak lalai dalam bulan Syaban. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan.