AYOJAKARTA.COM - Ustaz Abdul Somad atau biasa disebut UAS dikenal sebagai seorang pembicara dan pendakwah yang bersemangat.
Banyak topik yang terkait dengan takdir yang tidak akan habis dibahas jika tidak didasarkan pada ilmu, akhlak dan adab.
Apakah takdir hanya tentang kaya atau miskin, baik atau buruk dan masuk surga atau neraka?
UAS memberikan penjelasan singkat tentang takdir melalui ceramahnya yang dikutip dari YouTube Ricki Agus Kurniawan pada 22 Februari 2023 oleh AyoJakarta.com.
Baca Juga: Sering Merasa Tidak Adil dengan Takdir Allah? Kata Ustaz Abdul Somad Ingat Selalu Nasihat Ini
Dalam ceramah singkatnya, UAS menjelaskan takdir menggunakan metode skenario cerita dan membedakan antara takdir serta hukum sebab-akibat.
Contohnya, jika seseorang diperiksa kendaraannya, berdoa dan kemudian tertabrak saat mengendarai motor, itu disebut takdir.
Namun, jika seseorang masuk parit karena tidak memperhatikan kecepatan kendaraannya, itu disebut hukum sebab-akibat.
UAS juga menambahkan pengandaian yang lain.
"Mahasiswa belajar sudah baik, datang tepat waktu, melaksanakan tugas, hubungan dengan dosen baik, tiba-tiba pas mau ujian sakit, itu takdir," kata Ustaz Abdul Somad.
Baca Juga: Ini Beda Takdir dengan Sebab Akibat Menurut Ustadz Abdul Somad
Sementara itu, apabila ada mahasiswa begadang malam, pulang keluyuran dan mendapatkan IPK 2,5, itu disebut sebab akibat.
"Begadang malam, pulang keluyuran, IPK 2,5, itu sebab akibat," terang Ustaz Abdul Somad.
UAS juga menyatakan bahwa terkadang manusia dapat memilih, tetapi ada juga saat-saat ketika manusia dipilih.
"Manusia ada saatnya memilih, ada saatnya dipilih," kata UAS.
"Saya jadi orang Melayu, saya tidak pernah memilih, saya dipilihkan Allah. Bapak saya orang Minangkabau, bapak tidak pernah memilih, bapak dipilihkan Allah," terang Ustaz Abdul Somad.
Baca Juga: Apakah Takdir Bisa Dirubah? Ustadz Abdul Somad: Tak Ada yang Bisa Merubah Takdir, Kecuali ...
Lebih dalam, ceramah ditutup dengan satu kalimat.
"Tetapi menjadi orang beriman itu pilihan," tutup UAS.
Menjadi seorang beriman adalah sebuah pilihan, termasuk dalam mengimani takdir yang dipilihkan oleh Allah, sebagaimana yang diimani oleh setiap muslim sebagai salah satu rukun iman.***

Share this article
Berikut ini penjelasan lengkap Ustaz Abdul Somad (UAS) terkait perbedaan takdir dan hukum sebab-akibat.