AYOJAKARTA.COM - Sebentar lagi umat muslim akan memasuki bulan Ramadan.
Pada bulan Ramadan, umat muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.
Umat muslim wajib menahan lapar, dahaga, hawa nafsu serta berbagai hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Diwajibkan untuk umat Islam berpuasa yakni untuk beribadah serta meningkatkan ketakwaan terhadap Allah SWT.
Baca Juga: Road to Ramadan 2023: Ustaz Abdul Somad Bagikan 4 Amalan Bulan Rajab, Yuk Lakukan Agar Dapat Berkah!
Sebenarnya, ketentuan untuk berpuasa di bulan Ramadan dijelaskan melalui firman Allah SWT dalam Quran Surah Al Baqarah ayat 183.
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa."
Lantas bagaimana jika masih memiliki hutang puasa di tahun sebelum-sebelumnya?
Bagaimana cara membayarnya?
Baca Juga: Resep Cuan di Bulan Ramadan, Bakwan Udang Gurih dan Lezat yang Cocok untuk Menambah Penghasilan
Ustaz Abdul Somad atau biasa disebut dengan UAS memberikan penjelasan terkait cara membayar hutang puasa Ramadan.
“Jika kita puasa wajib di luar Ramadan pada hari senin atau kamis, bolehkah kita niat ganda, niat puasa wajib?” tanya salah satu jemaah dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kun Ma Alloh, Senin (23/1/2023).
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa jika memiliki hutang puasa maka bisa diganti dengan mengqadha puasa tetapi cukup dengan satu niat saja pada hari Senin atau Kamis.
“Hari Kamis nanti ibu bapak puasa qadha saja, aku niat puasa qadha karena Allah taala otomatis akan dapat tiga, qadha dapat lunas satu hari, dapat puasa syawal, dapat puasa Kamis,” ujarnya.
Dikutip AyoJakarta dari YouTube Hubun pada Senin (23/1/2023), adapun bacaan niat puasa yang merupakan pengganti untuk puasa Ramadhan adalah sebagai berikut.
“Nawaitu sauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.”
Artinya aku niat untuk mengqadha puasa di bulan Ramadan besok hari karena Allah SWT.
Atau bisa membaca niat “Nawaitu sauma qadha’in lillahi ta'ala,”
Baca Juga: Ramadan Sebentar Lagi! Ketahui 5 Keutamaan Puasa di Bulan Ramadan
Bila meninggalkan puasa dalam jumlah yang banyak dan sudah lama, UAS memberikan saran agar diganti puasa setiap hari Senin dan Kamis.
“Saya sudah terapkan rumus ini, sudah terapkan di keluarga saya. Yang banyak puasanya tinggal ganti dengan Senin Kamis, Senin Kamis, Senin Kamis, Senin Kamis delapan hari dalam sebulan, setahun 88 hari,” tutur UAS.
Ia juga menuturkan bahwa yang niat puasa qadha hari Senin atau Kamis akan dapat dua pahala yakni pahala qadha lunas dan mendapat pahala dari puasa sunah.
Tak hanya itu, UAS juga memberikan tips agar tidak lupa dengan jumlah puasa yang telah dibayar yakni dengan menuliskannya di kertas dan coret setelah membayarnya.
Sehingga akan ketahuan berapa jumlah puasa yang belum dibayarkan.***

Share this article
Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad terkait cara menyaur hutang puasa bulan Ramadan, simak di sini.