AYOJAKARTA.COM– Syekh Ali Jaber dikenal akan keindahannya dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Beliau dikenal sebagai ulama juga imam salat di sebuah masjid di kota Madinah.
Menjadi ulama dengan kajian yang menyejukkan, Syekh Ali Jaber mengungkapkan hikmah dari istighfar setelah ibadah yang mana banyak orang berpikir bahwa istighfar adalah ucapan ketika lupa atau berbuat maksiat.
Dikutip oleh AyoJakarta.com pada 22 Januari 2023 dari kanal Youtube Yayasan Syekh Ali Jaber, beliau semasa hidupnya pernah mengungkapkan hikmah dari istighfar setelah ibadah. Apakah itu? Simak penjelasan berikut ini.
Syekh Ali Jaber yang telah wafat setelah dinyatakan negatif Covid-19 dan sembuh dari badai Covid-19 ini masih menyisakan banyak ilmu dan kajian yang mana banyak masyarakat belum mengetahui.
Contohnya adalah hikmah dari istighfar setelah beribadah. Apakah banyak yang mengetahui apa saja hikmah dari beristighfar, menyebut nama Allah SWT setelah beribadah?
“Istighfar bukan hanya untuk dosa maksiat,” terang Syekh Ali Jaber.
Lebih jelas, beliau menjelaskan bagaimana orang berpikir mengapa disuruh istighfar padahal sedang tidak melakukan dosa.
Baca Juga: 4 Amalan di Hari Jumat Menurut Syekh Ali Jaber, Boleh Tinggalkan Zikir Asal Diganti dengan Hal Ini
“Orang berpikir disuruh istighfar emang dosa saya apa, emang saya salah apa,” kata Syekh Ali Jaber.
Ia pun menjelaskan bahwa istighfar termasuk dalam beribadah. Ketika kaum muslim selesai menjalankan suatu ibadah, ditutup dengan istighfar.
“istighfar termasuk dalam beribadah. Mengapa ketika selesai menjalankan suatu ibadah, kita tutupi dengan istighfar?” Tanya Syekh Ali Jaber.
“Karena kita tidak tahu bagaimana kesempurnaan ibadah kita, kekurangan ikhlas, kekurangan khusyu’ atau tercampur dengan riya’ yang kita tidak inginkan dan harapkan, maka kita ucapkan astaghfirullah, Ya Allah kalau ada kekurangan dalam ibadah kami, mohon diampuni” jawabnya.
Baca Juga: Wajib Tahu! 4 Amalan yang Menjamin Rezeki Datang Sendiri! Begini Penjelasan Syekh Ali Jaber
Kita beristighfar atau mengucapkan istighfar karena kita tidak mengetahui kesempurnaan ibadah kita.
Bagaimana kita tahu bahwa kita ikhlas, khusyu’ atau bahkan tidak bercampur riya’ atau pamer saat kita beribadah? Untuk itulah Syekh Ali Jaber menjelaskan manfaat istighfar untuk semuanya.
Melalui istighfar kita memohon ampun, kepada setiap ibadah yang kita laksanakan, setiap kekurangan, maupun campuran rasa yang tidak diinginkan atau diharapkan.***

Share this article
Ingat kata Syekh Ali Jaber, istighfar bukan hanya untuk dosa maksiat. Istighfar termasuk dalam beribadah!