AYOJAKARTA.COM - Kiamat menjadi salah satu kata yang terbilang menakutkan untuk didengar.
Semasa hidupnya, KH Maimun Zubair atau akrab disapa Mbah Moen, pernah memberikan ceramahnya soal kiamat.
Mbah Moen selaku ulama besar Indonesia mengungkapkan kiamat tidak akan terjadi jika ada orang yang berzikir.
Baca Juga: Nasihat Mbah Moen untuk Para Istri, Kaum Hawa Wajib Tahu Agar Tak Salah Langkah!
“Kiamat itu tidak akan terjadi selagi di dunia masih ada orang yang berdzikir,” ucap Mbah Moen, dikutip dari tayangan ceramahnya di YouTube ppalanwarsarang, Jumat, 23 Desember 2022.
Mbah Maimun juga kembali menegaskan bahwa kiamat akan terjadi jika sudah tidak ada orang berdzikir.
“Jadi sekarang, kapan itu kiamat? Kalau sudah tidak ada orang yang berdzikir,” tegasnya.
Sebagai umat Muslim, KH Maimun Zubair pun mengungkapkan bahwa kita tidak akan pernah bisa lepas dari yang namanya dzikir.
“Manusia tidak akan bisa terlepas dari berdzikir untuk mengetahui Allah,” ucapnya.
Mbah Maimun juga mengungkapkan bahwa tidak ada yang bisa menyamakan lafadz Allah.
“Sekarang mari kita berfikir lafadz Allah itu hurufnya Alif, Lam, Ha. Sekarang yang sama dengan lafadz Allah itu tidak akan ada,” ujarnya.
“Lafadz Allah itu kalau dibuang hurufnya dari depan malah menjadikan semakin dekat dengan Allah,” sambungnya.
Sebesar apapun usaha kita menghilangkan huruf pada lafadz Allah, maka akan tetap ujungnya adalah Allah.
“Kamu itu tidak akan bisa dekat dengan Allah kalau tidak dibuang huruf Alifnya. Kalau dibuang alifnya maka menjadi lillah (karena Allah),” jelasnya.
Bahkan seseorang bisa masuk surga jika karena lillah atau karena Allah.
Jika manusia beramal atas dasar lillah atau karena Allah, niscaya Allah masukkan umatnya ke dalam surga.
Baca Juga: Tak Perlu Neko-Neko, Mbah Moen Anjurkan Cukup Minta 4 Hal Ini agar Bahagia Dunia Akhirat
Sehingga jika orang yang sudah dekat dengan Allah, mengerti Allah tentu yang selalu diingat adalah Allah.
Untuk itu sampai kapanpun kita tidak dapat lepas dari Allah, bahkan melepaskan satu-persatu dalam lafadz Allah saja tidak bisa. Sebab semuanya akan tetap sama saja, akan tetap Allah.
“Lafadz lillah kalau dibuang lam-nya artinya untuk-Nya (Allah). Orang kalau sudah mengerti Allah, maka tidak akan teringat selain Allah,” ujar Mbah Moen.
Mbah Maimun kembali menuturkan bahwa hanya lafadz Allah satu-satunya lafadz yang meskipun dihilangkap tetap tidak akan pernah berubah.
“Jadi di dunia ini ada kata yang kalau dihilangkan dari awal menunjukkan kedekatan dengan Allah,” ucapnya.
“Semua lafadz kalau dibuang hurufnya itu berubah, berbeda dengan lafadz Allah yang kalau dibuang malah merasuk ke hati,” tambahnya.***

Share this article
KH Maimun Zubair atau Mbah Moen pernah menjabarkan bahwa dunia tidak akan kiamat jika masih ada orang yang berdzikir.