AYOJAKARTA.COM – Hal mengenai antara ibu atau istri yang harus diutamakan suami masih terus menjadi perdebatan.
Banyak orang berpendapat bahwa seorang suami harus mengutamakan ibu karena bentuk berbakti kepada orang tua.
Namun, ada juga yang berpendapat bahwa seorang laki-laki ketika sudah menikah harus mengutamakan istri.
Lantas antara ibu dan istri, mana yang harus diutamakan suami?
Baca Juga: Tips Puasa dan Olahraga di Bulan Ramadhan untuk Ibu Hamil Menurut dr. Raehanul Bahraen
Mengenai hal ini, Husein Jafar Al Hadar atau dikenal dengan sebutan Habib Jafar memberikan penjelasan.
Dalam video yang dibagikan Instagram @kepoin_trending, Habib Jafar mengatakan bahwa seorang suami harus mengutamakan istri.
Sebab, Habib Jafar menyampaikan bahwa istri adalah tanggung jawab suami.
Meski harus mengutamakan istri, ia mengingatkan agar para suami tetap baik kepada orang tua.
“Baik kepada orang tua, tanggung jawab kepada istri, karena istrimu adalah tanggung jawabmu. (Kepada) orang tua kamu kewajibannya hanya berbakti. Maka kamu harus berpihak kepada istrimu tapi tetap baik kepada orang tuamu. Begitu kata Imam Nawawi,” kata Habib Jafar dikutip ayojakarta.com pada Minggu (17/3/2024).
Baca Juga: Tips Berpuasa Bagi Ibu Menyusui, Perhatikan Hal Ini Agar Puasa Lancar!
Habib Jafar menjelaskan bahwa suami wajib memberikan nafkah kepada istri karena merupakan tanggung jawabnya.
Sementara, tugas suami kepada orang tua adalah berbakti dan berbuat baik.
“(Suami harus tetap) ke istri karena itu tanggung jawab kita sebagai suami. Memberi nafkah itu kepada istri adalah kewajiban suami yang kalau enggak dilakukan dosa. Kepada orang tua tugas kita adalah berbakti, berbuat baik,” jelasnya.
Baca Juga: 5 Tips Hemat dan Bijak Kelola Keuangan Bulan Ramadhan 2024 untuk Ibu Rumah Tangga
Habib Jafar mengungkapkan Imam Nawawi pernah memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.
Dalam penjelasan yang disampaikan Imam Nawawi, seorang suami harus mengutamakan istrinya.
“Makanya kata Imam Nawawi kalau kamu punya satu piring makan dan ibumu dan istrimu sama-sama butuh, harus memilih itu memilih kepada istri, bukan ibu. Meskipun secara emosional mungkin kita lebih ingin kepada ibu karena ibu satu darah dengan kita, istri beda darah dengan kita. Tapi hukum Islam bicaranya begitu,” tutupnya.***

Share this article
Beginilah penjelasan dari Habib Jafar terkait perdebatan suami harus mengutamakan ibu atau istri dahulu?