AYOJAKARTA.COM -- Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan 1445 H, umat Islam di seluruh dunia bersiap untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Lebih dari sekadar sebuah perayaan, Idul Fitri memuat keutamaan, sejarah dan makna mendalam bagi umat Islam.
Mari kita telaah lebih lanjut tentang pentingnya Idul Fitri melalui perspektif syiar Islam seperti dikutip Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online, Jumat (05/04/2024).
Baca Juga: 5 Tips Atur Keuangan Saat Lebaran agar Tidak Kalap dan Kesehatan Finansial Tetap Terjaga
Keutamaan dan Makna Idul Fitri
Salat sunah yang dilakukan pada Hari Raya Idul Fitri merupakan ungkapan syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadhan yang dilakukan selama sebulan penuh.
Umat Islam merayakan Idul Fitri sebagai momen kemenangan atas diri sendiri yang berhasil menahan diri dari makan, minum serta berbagai perbuatan yang dapat merusak pahala puasa.
Sejarah Idul Fitri tak lepas dari peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah yang Sulit Dapat Kerja Berdasarkan Rumpun Saintek, Apa Saja?
Pertama, Idul Fitri berhubungan dengan kemenangan umat Islam dalam Perang Badar pada tahun ke-2 Hijriyah.
Kemenangan tersebut memperlihatkan bahwa di balik perayaan Idul Fitri terdapat hikmah dan perjuangan para sahabat dalam menegakkan Islam.
Kedua, sebelum kedatangan Islam, masyarakat Arab Jahiliyah merayakan dua hari raya dengan meriah.
Rasulullah mengubah tradisi tersebut menjadi hari raya yang lebih baik yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.
Baca Juga: Ganjil Genap Mudik Lebaran 2024: Kendali Arus Lalu Lintas dan Pembayaran Tilang Elektronik
Tujuannya adalah agar umat Islam memiliki tradisi yang lebih sesuai dengan ajaran Islam.
Idul Fitri bukanlah semata tentang pakaian baru atau perayaan duniawi semata.
Lebih dari itu, Idul Fitri memuat pesan tentang kesucian hati, ampunan dan kebaikan.
Meskipun pakaian baru menjadi simbol kebersihan hati, penting untuk diingat bahwa esensi Idul Fitri terletak pada meningkatnya ketaatan dan pengampunan dosa.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat tentang Idul Fitri
Sebagaimana disampaikan Syekh Sulaiman bin Muhammad bin Umar al Bujairomi, esensi Idul Fitri adalah tentang peningkatan ketaatan kepada Allah dan ampunan-Nya.
Oleh karena itu, lebih baik jika perayaan Idul Fitri dilakukan setelah menjalankan ibadah dengan penuh khidmat selama bulan Ramadhan.
Dengan memahami keutamaan, sejarah dan esensi Idul Fitri, diharapkan umat Islam dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kesadaran akan maknanya.
Lebih dari sekadar sebuah perayaan, Idul Fitri adalah momen untuk merefleksikan kebaikan, meningkatkan ketaatan kepada Allah dan berbagi kebahagiaan serta ampunan kepada sesama.
Semoga Idul Fitri tahun ini membawa berkah, kebahagiaan dan kedamaian bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia.***
Share this article
Berikut ini sejarah, makna dan esensi serta keutamaan Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh umat muslim.