AYOJAKARTA.COM -- Bulan Ramadhan adalah bulan yang dipenuhi dengan keberkahan dan kemuliaan bagi umat Islam.
Salah satu amal ibadah yang sangat dianjurkan dalam bulan suci ini adalah memberi hadiah.
Sayangnya, keutamaan memberi hadiah di bulan Ramadhan jarang dibicarakan, padahal pemberian ini memiliki keutamaan yang tak dimiliki oleh pemberian-pemberian lainnya.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ungkap Jati Diri dan Karakter Kamu yang Sebenarnya Berdasarkan Panjang Rambut Kamu
Hal ini sebagaimana yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online (09/04/2024).
Rasulullah adalah sosok yang amat dermawan di bulan Ramadhan.
Rasulullah sangat gemar memberikan hadiah, terutama setelah memasuki bulan suci ini.
Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari menyatakan bahwa Rasulullah menjadi lebih dermawan di bulan Ramadhan.
Meskipun hadits ini tidak secara jelas menyebutkan model kedermawanan apa yang dimaksud, sejumlah ulama menyatakan bahwa termasuk dalam kedermawanan tersebut adalah pemberian hadiah.
Imam An-Nawawi, dalam penjelasannya mengenai hadits tersebut, menekankan bahwa sunnah bagi umat muslim untuk memperbanyak pemberian di bulan Ramadhan.
Dia juga menyatakan bahwa sifat dermawan seseorang seharusnya semakin bertambah ketika bertemu para shalihin dan berpisah dari mereka.
Baca Juga: Tes IQ: Temukan 3 Perbedaan pada Gambar dalam 12 Detik Jika Kamu Bermata Elang
Hal ini mengisyaratkan bahwa yang dimaksud adalah memberi hadiah, karena hadiah adalah bukti penghormatan dan kasih sayang kepada sesama.
Nabi Muhammad saw juga mendorong umatnya untuk saling bertukar hadiah dengan sabda beliau, “Hendaklah kalian saling bertukar hadiah, niscaya kalian akan saling mencintai.”
Dorongan ini bukan hanya sekedar ucapan, tapi juga beliau sendiri mempraktikkannya.
Beliau tidak hanya menerima hadiah, tapi juga membalasnya.
Memberi hadiah dalam bulan Ramadhan adalah salah satu cara berbagi kebahagiaan dengan saudara Muslim kita.
Ketika hal tersebut dilaksanakan, kita akan mendapatkan pahala, bahkan pahala kita pun akan berlipat ganda.
Hadiah tidak perlu sesuatu yang mahal, yang penting dilakukan dengan ikhlas dan mengharapkan ridha Allah SWT.
Tradisi pembagian THR menjelang hari raya di Indonesia adalah bentuk hadiah yang dianjurkan.
Baca Juga: Sambut Hari Idul Fitri 1445 H, Terapkan Metode Memasak Ketupat 2-3-2-2, Dijamin Tak Mudah Basi
Semoga tradisi ini dapat terus terjaga, karena selain bernilai ibadah, juga dapat mengeratkan hubungan sosial dan menyatukan ukhuwah yang dahulunya terpisah.
Dengan demikian, mari kita perbanyak memberi hadiah di bulan Ramadhan untuk meraih berkah dan kemuliaan yang Allah janjikan.

Share this article
Tradisi pembagian THR menjelang hari raya di Indonesia adalah bentuk hadiah yang dianjurkan. Lantas bagaimana keutamaannya?