AYOJAKARTA.COM - Menstruasi merupakan suatu keniscayaan bagi seorang wanita ketika mengalami datang bulan. Wanita yang sedang haid diketahui tidak boleh berpuasa, salat, dan membaca Al-Qur'an.
Wanita yang sedang haid tetap masih bisa melakukan amalan sunnah di bulan ramadan untuk mendapatkan pahala dan berkah bulan suci tersebut. Namun ia diwajibkan mengqada puasa ramadan, namun tidak dengan salat.
Nah untuk wanita haid di bulan ramadan masih bisa melakukan amalan ini yang akan membuat pahalanya semakin bertambah terus tanpa henti.
Untuk itu ada 10 amalan yang bisa dilakukan dalam keadaan haid yang dikutip ayojakarta.com pada kanal youtube doa pedia, Senin (20/3) diantaranya sebagai berikut:
Pertama berzikir, amalan ini bisa dilakukan wanita ketika mengalami haid.
Selama haid wanita masih diperbolehkan membaca zikir dan asma allah. Oleh karena itu, zikir merupakan suatu amalan yang memang dianjurkan untuk membacanya setiap saat. Untuk zikir ini ada beberapa banyak jenis yang bisa dilakukan misalnya mengucapkan kalimat thayyibah seperti tasbih, tahmid, takbir, tahlil dan lainnya.
Kedua berdoa, selama masa tersebut wanita diperbolehkan berdoa.
Amalan haid tersebut juga bisa dilakukan oleh siapa saja, kapanpun dan di manapun.
Berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar seorang hamba kepada sang penciptanya. Hal ini juga diperbolehkan oleh wanita yang sedang mengalami haid untuk bisa tetap meminta perlindungan, memohon ampunan serta minta didekatkan dirinya kepada sang maha pencipta.
Namun pada masa ini wanita yang dalam keadaan junub masih bisa membaca doa apa saja, sebab ini tidak ada larangan dalam keadaan haid.
Ketiga mendengarkan lantunan ayat alqur'an. Amalan ini memang bisa dilakukan wanita saat dalam kondisi haid meskipun untuk membaca al-qur'an tidak diperbolehkan.
Hal ini pun sesuai dengan riwayat ibnu majah, dari aisyah ra berkata bahwa rasulullah saw meletakkan kepalanya di pangkuan ku saat aku sedang haid dan ia membaca al-qur'an.
Keempat sholawat, ini merupakan salah satu bukti kecintaan manusia kepada allah dan rasulnya. Bacaan shalawat tidak ada larangannya saat sedang haid.
Kelima bersedekah, amalan ini memang dianjurkan untuk wanita haid. Sedekah merupakan amalan yang memiliki manfaat yang banyak seperti memberikan makanan kepada fakir, anak yatim pintu serta memberikan senyuman kepada orang lain sudah dihitung sebagai sedekah.
Dalam sebuah hadits Imam muslim diketahui bahwa " wahai kaum wanita, bersedekahlah kamu dan perbanyaklah istighfar karena akulah yang melihat kaum wanita yang paling banyak menghuni neraka"
Keenam memperbanyak mendengarkan tausiah untuk bisa mendekatkan diri kepada pencipta.
Ketujuh menuntut ilmu merupakan suatu amalan yang bisa dikerjakan wanita saat haid karena ini amalan yang sangat bermanfaat buat diri sendiri maupun orang lain.
Kedelapan membaca atau mendengarkan asmaul husna, masih bisa dilakukan wanita haid untuk mengingat nama allah dan keistimewaannya.
Sembilan menyampaikan dakwah atau berdakwah satu ayat merupakan anjuran dalam agama islam. Oleh karena itu manusia bisa melakukan aktivitas ini meskipun sedang haid karena kebaikan ini merupakan amalan yang mulia.
Terakhir bersilaturahmi, amalan ini sangat dianjurkan kepada wanita yang sedang haid seperti mengunjungi keluarga, teman-teman dan sebagainya. Dan pahala silaturahmi ini akan terus mengalir ketika kita kita berbaur dengan keluarga maupun lingkungan sekitar.
Semoga 10 amalan ini bisa membuat kamu tetap melakukan kebaikan meskipun dalam keadaan haid baik itu di ramadan maupun di bulan lainnya.***

Share this article
untuk wanita haid di bulan ramadan masih bisa melakukan amalan ini yang akan membuat pahalanya semakin bertambah terus tanpa henti.