AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadan telah tiba, hari ini seluruh umat muslim di belahan dunia tengah melaksanakan ibadah pertama puasa Ramadan 1444 Hijriah atau tahun 2023.
Terkhusus di Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) Yaqut Cholil Qoumas telah resmi menetapkan 1 Ramadan 1444 Hijriah dilaksanakan pada Kamis, 23 Maret 2023.
Sementara itu, bagi wanita haid dalam hal ini termasuk golongan yang terhalang untuk berpuasa.
Oleh karenanya, di awal Ramadan ini wanita yang sedang haid tidak bisa melaksanakan ibadah Ramadan pertama di tahun ini.
Meski begitu, tidak perlu berkecil hati karena tidak bisa mengikuti ibadah puasa 1 Ramadan 2023.
Wanita haid masih tetap bisa mendapatkan keberkahan di bulan suci Ramadan dengan melakukan amalan-amalan berikut ini.
Dikutip dari kanal YouTube Yufid TV, Kamis, (23/3/2023), Rugi itu kata yang ada di benak setiap wanita muslim yang bertakwa dan haus akan pahala.
Namun jangan berkecil hati, lalu apa yang harus kita lakukan? simak penjelasannya berikut ini.
1. Sedih
Adapun perasaan itu bagus, karena kesedihan seorang wanita saat dia tidak bisa puasa dan tidak bisa sholat itu bukti dia beriman kepada Allah.
Hal ini rupanya pernah terjadi pada zaman Nabi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.
Ketika sebagian para sahabat tidak bisa ikut Perang Tabuk karena tidak punya modal, Allah SWT berfirman menjelaskan tentang kejadian pada hari itu.
"Nabi mengatakan mohon maaf para sahabat ku aku tidak punya biaya untuk memberangkatkan kalian, mereka pulang dalam kondisi menangis karena mereka tidak punya biaya untuk berangkat perang untuk berangkat berjihad di jalan Allah SWT," (QS. AT-Taubah: 92).
Itulah perasaan yang lahir secara spontanitas ketika seorang muslim atau muslimah tidak bisa beribadah kepada Allah SWT, maka bersyukurlah itu tanda iman kepada Allah SWT.
2. Tanamkan Niat
Dengan niat, maka seringkali lebih besar dampaknya daripada amal itu sendiri.
Barang siapa dari wanita yang bertekad berniat untuk berpuasa sebulan penuh di Ramadan, untuk tarawih 30 hari atau 29 hari di Ramadan.
Untuk selalu mengerjakan shalat-shalat wajib, maka ketika dia kedatangan menstruasinya atau haidnya, dia tetap mendapatkan pahala ibadah-ibadah tersebut.
Nabi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda dalam hadits riwayat Imam Ibnu Majah.
"Barangsiapa yang pada malam hari berjalan menuju tempat tidurnya lalu dia berniat bertekad untuk bangun tengah malam mengerjakan shalat lail, namun pejamkan matanya mengalahkan dirinya sampai di pagi hari, Nabi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam 'dia mendapatkan pahala amalan yang dia niatkan, tidurnya kata Rasul Shallallahu alaihi wasallam merupakan sedekah yang Rab-Nya berikan kepada dia."
3. Sesegera mungkin beralih ke amalan-amalan yang lain
Inilah saran dari Nabi Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dalam hadits riwayat Imam Muslim.
"Ada sebagian orang-orang miskin yang curhat ke Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mereka mengatakan 'ya Rasulullah orang-orang kata itu telah mengalahkan kita dengan pahala,
Mereka shalat sebagaimana kami shalat mereka berpuasa sebagaimana kami orang miskin berpuasa, namun mereka bisa bersedekah dengan kelebihan harta mereka,
Sedangkan kita tidak bisa bersedekah karena kita orang miskin.' Nabi mengatakan 'Bukankah Allah sudah membuka kesempatan-kesempatan lain agar kalian juga bisa bersedekah,
sesungguhnya setiap Tasbih itu sedekah dan setiap Takbir itu sedekah dan setiap Tahmid adalah sedekah, dan melakukan Amar Ma'ruf itu sedekah dan mencegah kemungkaran itu sedekah,
dan ketika berhubungan dengan istri dengan niat melampiaskan syahwat dengan niat melampiaskan syahwat dijalan yang halal itu[un juga sedekah." (HR. Muslim).
4 Ketika wanita menjalani hari-hari haidnya
Sesungguhnya wanita yang sedang haid tidak berpuasa itu adalah orang taat yang sedang menjauhi larangan Allah SWT.
Sebab Allah lah yang telah melarang anda puasa, Allah SWT berfirman, "Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada diri-KU," (QS. Az-Zariay: 56).
Adapun tafsir beribadah dalam ayat ini ? Al-Imam Mujahid menjelaskan "Jadi Ibadah itu mengerjakan perintah dan menjauhi larangan."
Oleh karena itu wanita yang haid pada saat dia tidak berpuasa dia tidak sholat, maka artinya dia sedang beribadah kepada Allah SWT.***

Share this article
Wanita haid masih tetap bisa mendapatkan keberkahan di bulan suci Ramadan dengan melakukan amalan-amalan berikut ini.