AYOJAKARTA.COM - Berbuka merupakan salah satu momen yang ditunggu umat Islam saat berpuasa sunah maupun wajib di bulan Ramadan.
Seperti diketahui, puasa Ramadan saat ini sedang dilaksanakan oleh seluruh umat muslim di dunia.
Namun tahukah kamu ada adab atau sunah yang sering kali dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW sebelum berbuka puasa, yakni berdoa.
Ketika azan magrib berkumandang, maka saat itulah seluruh umat muslimin akan mulai untuk berbuka puasa Ramadan.
Baca Juga: Hati-hati Jalankan Salat Tarawih dengan Tergesa-gesa, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Hukumnya!
Adapun doa buka puasa Ramadan yang lazim di masyarakat merujuk dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, yakni:
Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizkika afthartu, Birahmatika yaa arhamar roohimiin.
Artinya: "Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang".
Lalu bagaimana sunah Nabi Muhammad SAW ketika berbuka puasa Ramadan?
Baca Juga: Bau Mulut saat Puasa? Apa Sih Penyebabnya? Begini Penjelasan Ahli dan Cara Mengatasinya
Buya Yahya memberikan penjelasannya dalam kanal YouTube Tuntunan Puasa Ramadhan pada sebuah video yang berjudul "Ketika berbuka puasa makan kurma dulu atau minum air?" yang dikutip ayojakarta.com pada Sabtu (25/3/2023).
Menurut Buya Yahya ketika waktu berbuka puasa tiba, maka bergegaslah untuk menyegerakan berbuka dan janganlah untuk menunda-nunda.
"Kalau kita berbuka hendaknya kita takjil mempercepat buka itu, paling utama adalah dengan kurma kemudian air kalau ndak ada kurma," kata Buya Yahya.
Adapun yang utama dalam berbuka adalah dengan makan kurma, hal itu merujuk pada sunah Nabi Muhammad SAW, apabila tidak ada kurma maka bisa digantikan dengan air.
"Kurma dahulukan, biasakan dengan kurma, sunahnya ambil kurma," ucap Buya Yahya.
Baca Juga: Keutamaan dan Fadhilah Tarawih Malam ke 4, Bisa Menghapus Dosa Seberapa Banyak?
Sunah makan kurma saat buka puasa menurut Buya Yahya cukup dengan tiga buah dan paling banyak tujuh buah.
"Makan kurma tiga, tujuh kebanyakan banyak tujuh, kalau 21 kekenyangan," ucapnya.
Diriwayatkan dari Anas, dia berkata:
"Nabi bisa berbuka dengan ruthab (kurma segar) sebelum mengerjakan shalat. Jika beliau tidak mendapatkan ruthab, maka beliau berbuka dengan beberapa buah tamr (kurma masak) dan jika tidak mendapatkan tamr, maka beliau berbuka dengan air." (HR. Abu Dawud).
Buya Yahya kemudian menjelaskan tiga sunah saat berbuka puasa yaitu dengan kurma kemudian mempercepat buka dan makan secukupnya.
"Sunah berbuka adalah dengan kurma manis-manisan, kemudian mempercepat buka dan kami menghimbau kalau sudah makan malam itu jangan terlalu banyak-banyak. Jangan sampai balas dendam karena siang harinya," papar Buya Yahya.***

Share this article
Berikut ini penjelasan lengkap Buya Yahya terkait tiga sunah buka puasa menurut Nabi Muhammad SAW, apa saja?