AYOJAKARTA.COM - Alquran merupakan kitab suci bagi umat manusia yang dijadikan pegangan dalam kehidupan baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Dalam sejarah tercatat bahwa Alquran tidak diturunkan sekaligus kepada Nabi Muhammad SAW melainkan diturunkan secara bertahap.
Salah satu peristiwa berkaitan dengan sejarah turunnya Alquran adalah nuzulul Quran.
Baca Juga: Cara Kelola Keuangan Rumah Tangga Secara Islami Jika Suami Istri Bekerja Menurut Ustaz Abdul Somad
Penceramah Ustaz Abdul Somad atau biasa dipanggil UAS mengungkapkan rahasia di balik peristiwa nuzulul Quran.
“Seandainya tidak ada nuzulul Quran, Alquran tidak pernah turun, apakah kita bertuhan? apakah kita mengenal tuhan?” kata Ustaz Abdul Somad dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube religiOne, Jumat (7/4/2023).
Penceramah kondang ini menceritakan peristiwa di mana seorang atheis menemui Imam Abu Hanifah Imam Hanafi.
Baca Juga: Benarkah Tidak Boleh Pakai Parfum Saat Puasa Ramadan? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Orang atheis tersebut kemudian mengatakan kepada Imam Hanafi bahwa dirinya tidak percaya adanya tuhan.
Saat itu menurut UAS, Imam Hanafi memerintahkan sosok orang atheis untuk memandang ke tengah laut.
“Apakah engkau melihat ada satu bahtera yang besar kapal dengan segala isinya, betul kapal ini akan pergi ke beberapa pulau membawa sayur-mayur membawa penumpang membawa hewan,” kata UAS.
Baca Juga: Agar Tak Mudah Mengalami Depresi, Ustaz Abdul Somad Beri Penjelasan Tentang Ayat Ini!
“Setelah sampai ke sana kapal ini akan kembali kepada pulau asalnya, apakah mungkin kapal itu akan pergi ke sana dan kembali tanpa ada nahkodanya? Tidak mungkin,” imbuhnya.
Ustaz Abdul Somad kemudian menggambarkan adanya alam yang begitu indah, apakah akan ada tanpa penciptanya.
Menurut UAS sebenarnya tanpa ada Alquran manusia tetap akan bertuhan namun hanya akan memahami adanya Tuhan secara global atau secara garis besar.
“Bagaimana dengan Alquran? Alquran datang memberitakan tentang namanya, siapa dia yang menciptakan kita, siapa dia yang yang menghidupkan dan mematikan kita,” ujar UAS.
“Allah, Allah namanya. Kalau dunia terasa sempit maka mintalah kepadanya,” sambungnya.
Ustaz Abdul Somad mengungkapkan bahwa hanya Allah tuhan semesta alam, tidak ada Tuhan selain Allah SWT.
Baca Juga: Petuah Penting Ustaz Abdul Somad: Memaknai Tujuan Puasa sebagai Rasa Takut kepada Allah SWT
Allah itu esa dan tidak berbilang, maka dari itu hendaknya manusia hanya meminta kepada Allah SWT tidak meminta kepada lainnya.
Selain itu Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan serta tak ada satupun yang selevel atau setara maupun serupa dengan Allah.
“Baik dari suara bentuk ataupun namanya, tak ada yang sama tak ada yang serupa, tak ada yang sepadan, tak ada yang setara, tak ada yang selevel dengan Allah SWT,” ungkap Ustaz Abdul Somad.
Baca Juga: Masih Makan Sahur Tiba-tiba Adzan, Batalkah Puasanya? Ini Penjelasan Ustad Abdul Somad
Menurutnya manusia memiliki mata namun jarak pandangnya terbatas pada dinding, bisa mendengar namun terbatas pada jarak.
Perlu ribuan tahun untuk merenung sehingga yang dapat menjelaskan hanya wahyu dan orang yang terpilih untuk menerima turunnya Alquran yang tidak lain adalah Rasulullah SAW.
“Mari mengenal Allah melalui Alquran melalui hadis-hadis Rasulullah SAW,” pungkas Ustaz Abdul Somad.***

Share this article
Menurut UAS tanpa ada Alquran manusia tetap akan bertuhan namun hanya akan memahami adanya Tuhan secara global atau secara garis besar.