Berapa Zakat Fitrah 2023? Berikut Penjelasan Buya Yahya untuk Besaran Beras dan Uang Tunai

Buya Yahya
Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM - Salah satu rukun islam yang wajib ditunaikan oleh umat islam setelah puasa adalah Zakat Fitrah.

Zakat Fitrah biasanya ditunaikan oleh umat islam pada pertengahan bulan Ramadan menjelang hari Raya.

Adapun untuk besarnya Zakat Fitrah yang harus dikeluarkan Buya Yahya menjelaskan hanya 2,5 kg, dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.

Baca Juga: Persiapan Pulang Kampung! Ganjar Pranowo Pastikan Tol Solo-Jogja Dibuka Untuk Mudik Lebaran 2023

"Selama ini yang kita ambil 2,5 kg, kalau kita dengan sukarela menambahkan oke lah, 2,8 atau 2,9 atau 3 kg itu boleh saja," ungkap Buya Yahya.

"Tapi jangan dipaksa orang lain untuk mengeluarkan 3 kg, sebab bukan 3 kg ukurannya, dan ingat Zakat Fitrah memang sebegitu, enggak berubah," sambungnya.

Besarnya jumlah Zakat fitrah yang harus dikeluarkan Buya Yahya menyampaikan berlaku untuk setiap orang, tidak dibedakan sekalipun dia orang kaya.

"Biarpun orang kaya pun sama 2,5 kg, jangan mentang-mentang orang kaya datang lalu kita bilang wah Zakatmu adalah 1 kuintal, enggak ada, tetap 2,5 kg," ungkap Buya Yahya.

Baca Juga: Mahfud MD dan Sri Mulyani Jelaskan 7 Hal Penting Terkait Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Apa Saja? Ini Dia!

Buya Yahya menjelaskan apa yang menjadi makanan pokok kita adalah yang kita keluarkan untuk membayar Zakat Fitrah.

"Kemudian apa yang dikeluarkan, yang dikeluarkan adalah makanan pokok yang kita makan, kualitas yang sama dengan yang kita makan," ujar Buya Yahya.

"Makanan pokok kita adalah misalnya beras, maka kita mengeluarkan beras sesuai yang kita makan beras tersebut, lebih bagus lebih baik, kalau di bawahnya enggak sah, minimal apa yang kita makan," lanjutnya.

Baca Juga: Pelamar Harus Tahu! Ini 10 Instansi CPNS Paling Diminati Serta Peluang Diterimanya

Bahkan Buya Yahya menyampaikan menurut mazhab Imam Syafi'i, yang baik untuk membayar Zakat Fitrah adalah barang.

"Dan lebih baik dalam mazhab Imam Syafi'i yang dikeluarkan adalah barang, makanan pokok, jangan diganti dengan uang," jelas Buya Yahya.

Namun Buya Yahya menyampaikan menurut pendapat Abu Hanifah memperbolehkan membayar Zakat Fitrah dengan uang.

"Pendapat Imam Abu Hanifah boleh diganti dengan uang, maka kita pun juga boleh mengikuti, boleh menilai harga," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Hari Raya Idul Fitri? Begini Penjelasan UAS

Akan tetapi Buya Yahya menegaskan harus penuh kehati-hatian dalam menentukan nominal harga disesuaikan dengan harga makanan pokoknya.

"Tapi menilai harga tersebut harus hati-hati jangan berlebihan, misalnya kalau satu kilo harga beras sekarang Rp10.000, berarti cuman Rp25.000," tegas Buya Yahya.

"Jangan langsung Rp50.000 enggak sah, kecuali kita sampaikan untuk hati-hati, ibu rela misal zakatnya Rp25.000 selebihnya ibu mau nambah," lanjutnya.

Terkait tempat untuk menunaikan Zakat Fitrah, Buya Yahya mengungkapkan tunaikanlah dimana tempat saat kita berada.

Baca Juga: Anas Urbaningrum Bebas Besok! Akan Lakukan Pidato hingga Sentil SBY, Soal Kasus Bank Century?

"Dikeluarkan di tempat orang yang mengeluarkan zakat itu berada, kalau kita tinggal saat ini di Cirebon, biarpun saya orang Blitar atau Bandung," jelas Buya Yahya.

"Pas hari Raya itu (Idul Fitri) tinggal di Cirebon, maka sebaiknya kita keluarkan di Cirebon," imbuhnya.

Perihal Zakat Fitrah boleh pindah tempat, Buya Yahya menyampaikan boleh saja, melihat kondisi di tempat lain yang memang membutuhkan.

Baca Juga: Buat Upload di Medsos, 45 Link Twibbon Idul Fitri 2023 Menarik Kekinian Gratis!

"Apakah boleh dipindah ke tempat lain, perbedaan di para ulama sebagian tegas enggak bisa, sebagian mengatakan boleh-boleh saja, apalagi disaat darurat," ungkap Buya Yahya.

"Mungkin di tempat tinggal tidak terlalu membutuhkan, tapi ternyata orang di luar sana sangat membutuhkan, maka kita pindah Zakat Fitrah kita ke tempat orang lain," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Besaran Zakat Fitrah 2023
# hukum zakat fitrah
# Buya Yahya

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.