AYOJAKARTA.COM - Salah satu keistimewaan di bulan Ramadan yang penuh berkah adalah malam Lailatul Qadar.
Banyak umat muslim tentunya mengharapkan mendapat kemuliaan dari malam Lailatul Qadar.
Lantas kapan sebenarnya malam lailatul qadar itu terjadi, dan bagaimana jika kita ingin mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Baca Juga: Niat dan Tata Cara Itikaf di 10 Malam terakhir Ramadan, Simak Selengkapnya di Sini!
Berikut Buya Yahya menjelaskan waktu datangnya malam Lailatul Qadar dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV.
"Lailatul Qadar bisa saja diawal Ramadan, pertengahan Ramadan, akan tetapi kebanyakan di 10 terakhir bulan Ramadan," ungkap Buya Yahya.
"Bagi siapapun yang menghidupkan 10 malam akhir bulan Ramadan, menunjukan dia menambah kecintaan kerinduan terhadap bulan Ramadan Insya Allah tanda panjang umur," sambungnya.
Buya Yahya menjelaskan menuju 10 hari terakhir Ramadan, hendaknya umat islam bersedih saat Ramadan akan selesai.
"Dia merasa bahwa Ramadan ini akan segera pergi makanya dia meningkatkan kualitas ibadahnya, hendaknya kita harus ada kesedihan saat Ramadan akan pergi meninggalkan kita," jelas Buya Yahya.
Namun Buya Yahya menyampaikan bahwa malam Lailatul Qadar Allah SWT tidak memperlihatkannya atau menyembunyikannya.
"Pada bulan mulia bulan dilipatgandakan pahala oleh Allah SWT di dalamnya ada malam yang luar biasa , malam Lailatul Qadar dan itu disembunyikan oleh Allah SWT, yang penting kita ibadah akan dilipatgandakan pahala dan akan mulia," ungkap Buya Yahya.
Adapun amalan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW pada malam 10 hari terakhir Ramadan, menurut hadist riwayat Aisyah RA.
"Diriwayatkan oleh Aisyah RA, kalau Nabi Muhammad SAW sudah masuk 10 akhir, mengikat sarungnya menyingsingkan lengan baju basahnya, artinya semakin giat menghidupkan malamnya, keluarganya dibangunkan jangan mau ibadah sendiri," jelas Buya Yahya.
Selain itu, Buya Yahya menyampaikan perilaku Nabi Muhammad SAW pada saat 10 malam terakhir Ramadan, dari hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA.
"Dalam hadist riwayat Siti Aisyah juga, Nabi Muhammad SAW beri'tikaf di 10 akhir bulan Ramadan," jelas Buya Yahya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Bandingkan Hukumannya dengan Bharada E, Asep Iwan: Kaya Kaset Butut!
Buya Yahya menyampaikan beberapa amalan yang dapat dilakukan pada malam Lailatul Qadar di 10 hari terakhir Ramadan.
"Apa yang dilakukan di malam hari, melakukan shalat selain Tarawih, membaca Al Qur'an, berdzikir dan mengadu mohon kepada Allah dan bertafakur merenungi," ungkap Buya Yahya.
"Semoga Allah menjadi kita hamba yang benar-benar beruntung dan sukses di bulan Ramadan," pungkasnya.***
Share this article
Bagaimana Rasulullah SAW menjalani 10 malam terakhir Ramadan? Simak selengkapnya agar bisa ditiru di momen akhir Ramadan kali ini.