Teks Khutbah Jumat 22 Juli 2022, Singkat dengan Tema Keutamaan Bulan Muharram

Teks Khutbah Jumat 22 Juli 2022
Teks Khutbah Jumat 22 Juli 2022

AYOJAKARTA.COM - Berikut ini akan menginformasikan tentang teks khutbah Jumat 22 Juli 2022. 

Meningat bulan Muharram akan segera tiba, maka teks khutbah Jumat 22 Juli 2022 kali ini akan mengangkat tema tentang keutamaan bulan Muharram.

Bulan Muharram sendiri adalah salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan Allah SWT. 

Baca Juga: Keutamaan dan Niat Puasa Muharram Lengkap dengan Lafal dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Seperti dilansir AyoJakarta.com dari AyoBandung.com dengan judul "Teks Khutbah Jumat Singkat dan Penuh Makna Edisi 22 Juli 2022: Keutamaan Bulan Muharram".

Dalam kalender Islam dijelaskan empat bulan yang dimuliakan Allah itu adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Inilah teks khutbah Jumat 22 Juli 2022 tentang keutamaan bulan Muharram.

Jamaah Jumat yang semoga senantiasa mendapatkan curahan rahmat dan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Baca Juga: Doa 1 Muharram 1444 H Akhir dan Awal Tahun: Bahasa Arab Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Saat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam diutus di tengah-tengah kota Mekkah, jantung Jaziratul Arab. Ketika itu bangsa Arab sudah mengenal bulan, hari, tanggal, dan kalender. Satu yang tidak mereka kenal, yaitu tahun. Oleh karena itu, mereka masih menggunakan tahun menggunakan peristiwa-peristiwa besar.

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam datang, maka yang sudah menjadi kebiasaan bangsa Arab saat itu, dibiarkan begitu saja asal tidak bertentangan dengan syariat.

Penggunaan nama-nama hari, bulan, dibiarkan begitu saja oleh Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan tidak diubah. Hanya hal-hal yang berkaitan dengan hari, tanggal, dan bulan tersebut yang bertentangan dengan dasar-dasar keislaman/ prinsip-prinsip syariat, itu yang beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam benahi.

Perhatikan sebagai contoh. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

لاَ عَدْوَى ، وَلاَ طِيَرَةَ ، وَلاَ هَامَةَ ، وَلاَ صَفَرَ

"Tidak dibenarkan menganggap penyakit menular dengan sendirinya (tanpa ketentuan Allah), tidak dibenarkan beranggapan sial, tidak dibenarkan pula beranggapan nasib malang karena tempat, juga tidak dibenarkan beranggapan sial di bulan Shafar” (HR. Bukhari no. 5757 dan Muslim no. 2220)[1]

Ketika Islam menyebar sampai ke bumi Nusantara, di tanah Jawa Dwipa ini, kalender yang berlaku adalah kalender Saka, jiplakan Aji Saka dari Negeri Hindustan.

Di abad ke-17 pada zaman Sultan Agung Mataram Islam, kalender Islam yang datang dari Jazirah Arab dipadukan dengan kalender yang berlaku di negeri kita. Kalender Jawa Ketika itu. Maka muncullah kalender Arab yang berbau ke-jawa-an.

Adat-adat bangsa Jawa kala itu masih bercokol. Mereka masih memahami bahwasanya Bulan Muharram yang diistilahkan dengan bulan Suro itu sebagai bulan keramat. Waktunya bagi orang-orang sakti untuk mencuci keris-keris mereka.

Mereka meyakini bahwa bulan itu adalah bulan sial. Siapapun yang menyelenggarakan acara-acara besar pada bulan itu, pasti akan rusak.

Dan mereka juga meyakini bahwa bulan itu memiliki keramat ini dan itu yang hal tersebut juga harus dikikis dan tidak dibenarkan karena bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar keislaman.

Baca Juga: 3 Keutamaan dan Jadwal Puasa Asyura 2022 di Bulan Muharram 1444 Hijriah

1. Bulan Mulia
Ketahuilah jamaah muslimin yang Allah Subhanahu wa Ta’ala muliakan,

Bulan Muharram adalah bulan yang mulia. Yang orang Jawa menyebutnya dengan bulan Suro. Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikannya sebagai salah satu dari empat bulan yang mulia. Firman-Nya,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.” (QS. At-Taubah[9]: 36)

Keempat bulan itu adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Baca Juga: Besok Jakarta Muharram Festival Digelar di Bundaran HI

2. Bulan Allah
Yang kedua, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyandarkan bulan ini kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).[2]

Dan sudah maklum bahwa segala sesuatu yang disandarkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, jika itu sifat, maka dia adalah sifatnya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semacam tangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika itu makhluk, maka itu adalah idhafatu syarah, menunjukkan kemuliaan makhluk yang disandarkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semacam Baitullah, dan lain-lain.

Di dalam hadits tadi adalah syahrullah, bulan Allah. Menunjukkan kemuliaannya. Dan pada bulan Muharram ini terdapat satu hari yang agung, yaitu hari Asyura tanggal 10 Muharram. Yang mana jika berpuasa pada hari tersebut, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan mengampuni dosa kita setahun yang lalu.

Bulan ini adalah bulan mulia. Maka hendaknya seorang muslim melakukan aktifitas-aktifitas kebajikan pada bulan ini. Apa saja yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam syariatkan untuk kita kerjakan untuk di bulan yang agung ini?

Baca Juga: Bolehkah Seorang Muslim Pakai Gigi Emas? Berikut Penjelasannya!

Perbanyak Amal Shalih, Hindari Maksiat

Yang pertama, perbanyak amal shalih. Yang kedua, hindari maksiat, karena ini adalah bagian dari bulan-bulan haram. Ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tentang 12 bulan dan 4 bulan haram tadi, Allah Subhanahu wa Ta’ala melanjutkan;

ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ

“Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu,” (QS. At-Taubah[9]: 36)

Keberadaan keempat bulan tersebut masuk ke dalam tatanan agama yang agung. Maka jangan sampai kalian berbuat kejahatan, menzalimi diri sendiri pada bulan-bulan tersebut.

Dan sudah sering para ulama sampaikan bahwasanya amal kebajikan yang kita lakukan di waktu-waktu mulia itu lebih besar pahalanya dibandingkan yang kita lakukan pada waktu-waktu yang lain.

Kebalikannya, amal kejahatan yang kita lakukan di waktu-waktu mulia itu lebih besar dosanya dibandingkan yang kita lakukan pada waktu-waktu yang lain.

Yang ketiga, perbanyak puasa. Bukan berarti puasa sebulan penuh. Aisyah Radhiyallahu ‘Anha mengatakan,

فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ

“Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)[3]

Baca Juga: 5 Sunah Rasul yang Bisa Diamalkan saat Malam Jumat

Namun Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah)

Dan dari bulan tersebut, yang paling mulia dan berharga adalah puasa pada hari Asyura. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)[4]

Baca Juga: Tahun Baru Islam 2022 1 Muharram Tanggal 30 atau 31 Juli? Ini Penjelasannya!

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kita termasuk orang-orang yang mampu untuk menggunakan hari-hari agung dan mulia untuk menambah amal kebajikan kita sebelum nanti kita menghadap kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Itulah teks khutbah Jumat singkat dan penuh makna edisi 22 Juli 2022 tentang keutamaan bulan Muharram.*** (AyoBandung.com)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# keutamaan bulan Muharram
# teks khutbah Jumat

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.