Mbah Moen Sebut Hal ini jadi Penyebab Petani di Indonesia Masih Banyak yang Miskin, Apa Itu?

Mbah Moen Sebut Hal ini jadi Penyebab Petani di Indonesia Masih Banyak yang Miskin, Apa Itu?
Mbah Moen Sebut Hal ini jadi Penyebab Petani di Indonesia Masih Banyak yang Miskin, Apa Itu?

AYOJAKARTA.COM - Ulama kharismatik, KH Maimoen Zubair atau biasa disapa Mbah Moen, mengungkapkan penyebab petani di Indonesia miskin.

Indonesia merupakan negara yang banyak petani, namun masih sulit dalam kesejahteraan ekonomi, Mbah Moen sebagai seorang politikus mengungkap penyebabnya.

Dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Ziip Production pada Senin, (21/11/2022), dalam ceramahnya Mbah Moen menyebut petani miskin karena terlilit utang.

Baca Juga: Terpopuler! Ingin Rezeki Selalu Cukup dan Dijamin Allah? Kata Mbah Moen Cukup Lakukan Hal Ini, Anda Wajib Tahu

“Petani kok miskin, sebab salahnya sendiri, terlalu banyak utang. Utang bank rentenir, hutang kut dan lain sebagainya,” kata Mbah Moen.

Negara yang subur, tongkat menjadi tanaman, namun kata Mbah Moen petani kerap kali tidak pernah merasakan hasil panen, karena terlilit utang.

“Yang menjadikan petani tidak pernah merasakan hasil panen, sebab saat panen langsung ditagih utang,” tutur Mbah Moen.

Baca Juga: Ingin Raih Kebahagiaan Dunia dan Akhirat? Lakukan 4 Ijazah Mbah Moen Ini

Bahkan, menurut Mbah Moen petani sering meminjam uang ke rentenir dengan bunga sedikit namun lama-lama akan banyak.

“Petani Indonesia seperti itu, sebab suka hutang ada bunganya sedikit-sedikit, dengan dalih hutang dengan bunga lunak, dan akhirnya terperosok,” ungkap Mbah Moen.

Setelah banyak utang, dikatakan Mbah Moen Allah SWT menguji petani dengan kekeringan alias tidak turun hujan.

Baca Juga: Pesan Mbah Moen: Manusia Boleh Mengikuti Perkembangan Zaman, Asalkan…

“Sekarang terpuruk sekali, bahkan masih diuji dengan sulit hujan,” ujar Mbah Moen.

Oleh sebab itu, menurut Mbah Moen untuk terhindar dari kemiskinan, para petani di Indonesia harus bersyukur, dan jangan resah.

“Jadi petani itu harus bersyukur, jangan resah,” tegas Mbah Moen.

Baca Juga: 3 Sifat Manusia Ini Bahaya di Dunia Kata Mbah Moen, Minta 4 Hal ini Agar Bahagia dan Selamat Dunia Akhirat

Sebab, Mbah Moen menjelaskan Allah SWT menciptakan petani itu sebagai pokok utama dalam kehidupan.

Dikatakan Mbah Moen, bagaimanapun kondisinya, petani tetap bisa makan karena itu rahmat dari Allah SWT.

“Allah SWT menciptakan petani itu sebagai pokok utama, sehingga bagaimanapun petani tidak bisa makan, dia tetap bisa makan karena itu rahmat Allah,”pungkas Mbah Moen.

Itulah penyebab petani di Indonesia masih banyak yang miskin menurut Mbah Moen, yakni karena banyak utang, dan tidak bersyukur.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# rentenir
# utang
# miskin
# Mbah Moen
# petani
# ekonomi
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.