AYOJAKARTA.COM – Mendengar kata poligami pasti sudah sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat.
Tentunya poligami bukan hal yang diharapkan dalam sebuah hubungan pernikahan.
Namun tetap saja masih ada seseorang yang melakukan poligami baik secara jujur atau diam-diam.
Tak terkecuali para ulama juga banyak yang berpoligami dengan berdalih meneladani sifat nabi.
Baca Juga: Camkan! Mbah Moen Peringatkan Soal Poligami: Saya Terpaksa Jelaskan Omongan Ini, Karena...
Seperti yang diketahui, Nabi Muhammad memang memiliki istri lebih dari satu.
Namun kyai Maimoen Zubair atau kerap disapa Mbah Moen menuturkan jika ulama yang melakukan poligami karena meneladani Nabi Muhammad adalah sebodoh-bodohnya ulama.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @santri_bodho pada (4/9/22), Mbah Moen mengatakan jika ada seseorang yang mengaku sama dengan Nabi berarti ia bodoh.
“Jadi ada orang kok mengaku sama dengan Nabi itu sebodoh-bodohnya orang perhatikan ini,” tegas Mbah Moen.
“Tidak ada Nabi yang menikah karena kesenangan, semua adalah perintah Allah SWT,” jelas Mbah Moen.
Mbah Moen kemudian menyinggung perihal ulama yang melakukan poligami karena meneladani nabi.
“Beda sama kyai, ada kyai kok menikah lagi, ikut Kanjeng Nabi ooh ini kyai bodoh, paham ya,” ujar Mbah Moen.
Mbah Moen menjelaskan lebih lanjut, “Begitu ya, dengerin ini, saya terpaksa memberanikan ngomong ini karena Nabi menikah itu semua karena perintah Allah, sampai ada yang dipaksa oleh Allah.”
Nabi yang dipaksa oleh Allah untuk menikah lagi tersebut adalah Muhammad.
Baca Juga: Ayah Ibu Wajib Paham! Pesan Mbah Moen agar Anak Sukses dan Angkat Derajat Orang Tua
“Yaitu kanjeng Nabi menikah dengan sayyidah Zainab, itu yang jadi wali Allah,” ungkap Mbah Moen.
“Jadi Allah menjadi wali dalam pernikahan dua kali. Satu, pernikahan Adam sama Sayyidah Hawa. Dua, pernikahan kanjeng Nabi sama Sayyidah Zainab,” imbuh Mbah Moen.
Sekali lagi Mbah Moen menegaskan perihal poligami tersebut dengan berkata, “Dengarkan ini, jadi Nabi menikah lagi itu bukan kaya yang diharapkan kyai.”
***

Share this article
Mbah Moen menuturkan jika ulama yang melakukan poligami karena meneladani Nabi Muhammad adalah sebodoh-bodohnya ulama.