Bukan Menghijaunya Tanah Arab, Kata Buya Yahya yang Harus Lebih Ditakuti dan Dipersiapkan yakni Hal Ini

Bukan Menghijaunya Tanah Arab, Kata Buya Yahya yang Harus Lebih Ditakuti dan Dipersiapkan yakni Hal Ini
Bukan Menghijaunya Tanah Arab, Kata Buya Yahya yang Harus Lebih Ditakuti dan Dipersiapkan yakni Hal Ini

AYOJAKARTA.COM – Di awal tahun 2023 ini dunia digegerkan dengan fenomena langka dan menarik.

Beberapa wilayah Arab Saudi, di daratan atau pegunungan yang biasanya tandus, beberapa hari ini tampak menghijau ditumbuhi rerumputan.

Adanya fenomena ini membuat publik mengkait-kaitkan dengan tanda akhir zaman yakni kiamat.

Baca Juga: Curahan Hati Bunda Corla dan Ruben Onsu Ziarah Makam Olga Syahputra : Ini Anak Bunda Paling...

Lalu, apakah benar bahwa gurun pasir di Arab Saudi yang menghijau merupakan tanda bahwa kiamat kubra sudah dekat?

Menanggapi hal tersebut Ulama Buya Yahya menjelaskan lebih lanjut terkait tanda-tanda akhir zaman.

Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (22/1/2023), menurut Buya Yahya hari kiamat merupakan suatu hari yang harus diyakini oleh orang islam.

Kiamat itu sendiri ada dua yaitu kiamat sugra atau kiamat kecil yakni kematian kita dan kiamat kubra atau kiamat besar.

Menurut Buya Yahya, tanda-tanda kecil sudah mendekati akhir zaman atau hari kiamat sudah banyak, diantaranya orang berlomba-lomba meninggikan bangunan, banyak anak durhaka terhadap orang tua.

“Tapi kalau kubra, itu orang kalua sudah menemukan tanda kiamat kubra sudah heboh. Coba saja tiba-tiba matahari terbit dari barat. Apa yang terjadi pada alam semesta? Menakutkan,” ujar Buya Yahya.

Baca Juga: Artis Cerai, Kecelakaan Mobil hingga Tersandung Narkoba, Ini Ramalan 2023 Miyan!

Tentang fenomena yang sedang viral ini, Buya Yahya pun ikut berpendapat mengenai gurun pasir yang menghijau di arab Saudi.

Menurutnya hal ini merupakan kepiawaian seseorang yang pandai mengangkat sebuah topik sehingga menjadi viral.

“Setelah hijau royo-royo di negeri Arab sana, ya banyak pertanian alhamdulillah. Kiamat? Belum, dajjal belum keluar,” katanya.

“Wah kalau ngomong gitu aman-aman aja? Aman di kiamat kubra. Kiamat sugra entar sore mati kamu, mikir matimu. Kita ini bisa mati sewaktu-waktu,” jelas Buya Yahya mengingatkan.

Buya Yahya menjelaskan, fenomena negeri Arab menghijau yang biasanya tandus dan gersang bisa termasuk kiamat sugra.

Baca Juga: Bunda Corla Ingatkan Netizen Untuk Tidak Mengumbar Aib orang, Sindir Nikita Mirzani?

Namun, bukan hal ini bukan berarti tanda kiamat kubra atau besar yang akan meruntuhkan alam semesta.

“Karena hancurnya semesta setelah selesainya tanda-tanda kiamat kubra yang sudah Allah kabarkan melalui lisan baginda nabi atau disebutkan dalam Al-Qur’an,” imbuhnya.

Menurutnya yang lebih penting bagi manusia saat ini yakni menghadapi kiamat sugra itu sendiri tentang kematian, apakah sudah memiliki bekal yang cukup menghadapi kematian.

“Cuma yang nasihat paling penting sadari dirimu. Kau punya kiamat (sugra) masing-masing. Apakah sudah siap menghadapi kematian dengan iman, takwa, minta maaf, menjauhkan dari kezaliman, menyesali dosa, dan sebagainya. Itu yang paling penting, bukan heboh,” nasehat Buya Yahya.

Jadi kesimpulannya, bisa jadi memang betul menghijaunya gurun pasir di arab merupakan pertanda kiamat kubra, namun hanya pertanda sugra (kecil) saja.

Karena kiamat kubra tidak akan terjadi sebelum ada tanda-tanda besar datang. Wallahualam Bissawab.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# menghijau
# tanda akhir zaman
# kiamat
# tahun 2023
# fenomena langka
# Arab Saudi
# Buya Yahya

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.