AYOJAKARTA.COM--Kini tanpa sadar, 2023 tengah memasuki bulan Rajab.
Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang istimewa dan memiliki keutamaan bagi umat muslim.
Selain bulan Rajab, ada bulan lain yang juga disebut bulan istimewa, antara lain yakni: bulan Muharram, Dzulqaidah dan Dzulhijah.
Dalam sebuah riwayat menjelaskan, Rajab merupakan bulan yang agung, di mana segala kesalahan kita dapat diampuni oleh Allah SWT.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Tazkirul Office pada Senin, 30 Januari 2023 berikut ulasannya.
Baca Juga: Apakah Kredit Rumah dengan Sistem KPR Itu Riba? Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Menurut Islam
Dalam riwayat Abu Bakar Shidiq RA berkata:
“Apabila telah lewat sepertiga malam pada Jum’at pertama di bulan Rajab, maka tidak tinggal para malaikat di langit maupun di bumi, kecuali berhimpun di Kabah lalu Allah memperhatikan mereka, seraya berfirman: “wahai malaikat-malaikatku, mintalah apa yang kamu sekalian kehendaki,” maka bereka berkata “ya Tuhan kami, hajat kami ialah agar engkau mengampuni orang yang berpuasa di bulan Rajab,” maka Allah SWT berfirman “sesungguhnya aku telah mengampuni mereka,”. ungkapnya.
Dengan berpuasa di bulan Rajab, maka niscaya Allah SWT akan memberimu surga.
Baca Juga: Mau Dagangan Laris Manis? Ustadz Abdul Somad: Lakukan Amalan Ini Setiap Pagi Sebelum Buka Toko
Hal itu juga disampaikan oleh sahabat nabi, Muadz Bin Jabal .
Muadz Bin Jabal mengatakan sempat berkunjung kepada Rasulullah SAW, dan Rasulullah mengajarkan agar senantiasa membaca La Illaha Ilallah, maka Allah SWT akan memberinya surga.
Selain itu, Rasulullah juga mengajarkan kepada umat Muslim agar berpuasa di bulan Rajab secara ikhlas.
Berpuasa di bulan Rajab walaupun hanya satu hari, maka Allah akan memberinya surga.
“ku mendengar dari Rasulullah SAW, barang siapa mengucapkan La Illaha Ilallah dengan murni dan memurnikan maknanya ikhlas, maka dia akan masuk surga,” ucap Muadz Bin Jabal.
“dan barang siapa berpuasa sehari di dalam bulan Rajab yang puasa tersebut dia benar-benar mengharap ridho Allah, maka dia akan masuk surga,” sambungnya.
Baca Juga: Galau Tentang Mahar dan Rumah Tangga? Mbah Moen Beri Anjuran Ini Agar Lancarkan Rezeki
Maka amalan yang derajatnya dapat dikatakan paling tinggi di bulan Rajab adalah berpuasa walau hanya satu hari.
Adapun biat puasa bulan Rajab yakni sebagai berikut:
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT.”***

Share this article
Muadz Bin Jabal mengatakan sempat berkunjung kepada Rasulullah SAW, dan Rasulullah mengajarkan agar senantiasa membaca La Illaha Ilallah