AYOJAKARTA.COM - Ustaz Felix Siauw memberikan pemahaman mengenai konsep rezeki yang mengejar manusia.
Jika orang beriman, akan mengatakan bahwa rezeki akan datang dengan sendirinya, seperti rezeki lah yang mengejar manusia
Rasulullah pun berkata bahwa rezeki datang mengejar manusia, layaknya ajal yang juga mengejar manusia
“Rasul pernah bersabda rezeki sama kayak ajal, maka manusia tidak akan pernah mati sebelum ajalnya sampai dan rezekinya habis,” ujar Ustaz Felix, dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Abiena Yuri.
Konsep rezeki sama dengan ajal, yaitu tidak bisa dikalahkan, artinya anda lari kemanapun rezeki akan tetap mengejar, begitu pula dengan ajal.
“Berarti kalau masih hidup, berarti masih ada rezeki, berarti kalau sudah tidak ada rezeki berarti saatnya Allah panggil,” ujar Ustaz Felix.
Maka orang yang percaya dengan konsep seperti itu akan tetap berusaha karena rezeki tetap mengejarnya.
Baca Juga: Divonis Mati! Ternyata Inilah Pertimbangan Majelis Hakim terhadap Terdakwa Ferdy Sambo
Ustaz Felix mengibaratkan seandainya ada makhluk Allah yang berhak protes tentang rezeki, cicak akan menjadi makhluk yang protes duluan.
“Dia protes sama Allah, Ya Allah ini tidak adil kenapa engkau salah desain, makananku terbang semua, sedangkan aku cuma bisa merayap diam-diam,” ujarnya.
Namun, Allah memiliki sifat Maha Adil, Maha Agung, dan Maha mengatur rezeki hamba-hambanya
Buktinya, cicak cukup merayap diam-diam saja, rezekinya yaitu nyamuknya yang nanti akan dating.
Ustaz Felix kembali menegaskan bahwa rezeki akan mengejar kita bukan kita mengejar rezeki
Beda urusan dengan manusia yang tidak mau berusaha dengan cara bekerja, dengan dalih bahwa rezeki pasti akan datang dengan sendirinya.
Allah memang akan menjamin rezeki manusia, pasti akan dapat sebelum mati, tetapi jika tidak bekerja maka akan berdosa.
Jadi bekerja dapat diartikan sebagai kadar kepantasan dari Allah layaknya kepantasan cicak yang diam-diam merayap untuk mendapat rezekinya.***

Share this article
Ustaz Felix Siauw memberikan pemahaman mengenai konsep rezeki yang mengejar manusia. Apa itu? Simak di sini!