AYOJAKARTA.COM –- Berikut adalah penjelasan Gus Baha mengenai jangan pernah mempermainkan perempuan.
Gus Baha adalah seorang ulama yang pernah berguru dengan KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.
Pemilik nama lengkap Ahmad Bahauddin Nuraslim ini kerap membagikan nasihat-nasihatnya.
Dalam salah satu ceramahnya, Gus Baha membahas mengenai jangan pernah mempermainkan perempuan.
“Tolong yang baca Quran itu menghargai Allah, masa Allah sampai murka. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan (QS Al-Baqarah ayat 231)” kata Gus Baha dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Pati Unus pada Rabu (15/2/2023).
Gus Baha mengigatkan agar tidak ada orang yang mempermainkan perempuan, walaupun orang tersebut berstatus sebagai Kyai.
“Ini sekaligus saya maklumatkan ke seluruh orang, jangan sampai kamu mempermainkan wanita, meskipun kamu jadi Kyai. Maksudnya jangan permainkan kalau iya, iya, kalau tidak, tidak, harus jelas,” ujarnya.
“Pokoknya firman Allah, jangan kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan (QS Al-Baqarah ayat 231)” sambungnya.
Gus Baha mengungkapkan bahwa Allah akan murka apabila hukum-hukumnya dijadikan bahan permainan.
Terlebih, apabila hukum-hukum Allah yang mengenai perempuan dijadikan sebagai bahan candaan.
“Allah murka lagi kalau sampai menjadikan hukum-hukum allah, permainan. Hukum-hukum Allah yang terkait wanita itu ayat-ayat Allah, jangan jadikan guyonan,” ungkapnya.
“Kalau iya, iya, kalau tidak, tidak, pokoknya, sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung (QS An-Nisa ayat 129)” lanjutnya.
Lebih jauh, Gus Baha memperingatkan agar laki-laki tidak bercerai dengan perempuan.
Gus Baha menyebut bahwa perceraian adalah hal yang dibenci oleh Allah.
“Tapi tetap saja kalau tidak mendesak, kamu jangan sampai bercerai. Pertama kamu cari lagi ya kesulitannya, yang kedua itu ya halal yang dibenci Allah itu perceraian,” sebutnya.
“Tapi kalau istrimu sudah benar-benar sumpah serapah kalau lihat kamu muntah, atau lihat wajahmu itu seperti lihat setan ya sudah mau bagaimana lagi kalau sudah begitu,” tutupnya.***(Nisrina Harum Lestari)

Share this article
Dalam salah satu ceramahnya, Gus Baha membahas mengenai larangan bagi laki-laki yang pantang dilakukan pada perempuan.