AYOJAKARTA.COM - Setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti akan mengalami kematian.
Di saat manusia meninggal dunia, maka akan terputus semua amalan kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.
Hal ini sebagaimana pernah diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu anhu, Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila manusia meninggal, amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan.” (HR An Nasai dan Tirmidzi) dikutip AyoJakarta.com dari YouTube NS BOR CHANNEL, Kamis (16/2/2023).
Amal jariyah adalah amal yang akan terus mengalir meskipun telah meninggal dunia.
Amal tersebut bisa berupa amal kebaikan ataupun amal keburukan semasa hidupnya.
Maka dari itu ada amal keburukan yang pernah dikerjakan semasa hidup di dunia dan akan terus mendapat kucuran dosa meskipun telah meninggal dunia.
Dalam Surah Yasin ayat 12 Allah berfirman:
“Sesungguhnya kami menghidupkan orang-orang mati dan kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan berkas-berkas yang mereka tinggalkan dan segala sesuatu kami kumpulkan dalam kitab induk yang nyata (Lauh Mahfudz).”
Baca Juga: Road to Ramadan 2023: Syaban adalah Bulan yang Terlupakan? Ini Kata Ustaz Adi Hidayat!
Berdasarkan ayat tersebut, bisa ditarik kesimpulan bahwa orang yang melakukan amal yang baik maka Allah SWT akan mencatat amal baik itu dan memberikan ganjaran atas amal tersebut.
Namun sebaliknya apabila melakukan amal keburukan atau maksiat maka akan menuai dosa ditambah dengan dampak buruk yang akan didapatkan.
Rasulullah SAW mengingatkan kepada umatnya untuk berhati-hati agar tidak terjebak dengan dosa jariyah.
Maksudnya yakni dosa yang akan terus mengalir meskipun orang tersebut telah meninggal dunia.
Baca Juga: Wajib Tahu! Benarkah Wudhu dapat Menghapus Dosa? Begini Penjelasan Gus Baha dalam Ceramahnya!
Lalu jenis dosa apakah itu?
1. Mempelopori perbuatan maksiat
Maksudnya yaitu seseorang yang melakukan perbuatan maksiat di depan orang lain, sehingga menyebabkan banyak orang mengikuti perbuatannya.
Meskipun orang tersebut tidak mengajak orang lain untuk mengikuti perbuatannya.
Dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Barang siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam Islam, maka dia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang orang yang melakukan keburukan itu karena ulahnya tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.” (HR Muslim)
Baca Juga: TERPOPULER: 3 Macam Dosa Zina yang Paling Dibenci Allah SWT
Adapun salah satu contoh yang sering terjadi saat ini yaitu ada seorang wanita mengenakan celana pendek di hadapan banyak orang.
Kemudian ada wanita lain melihat dan ikut menirunya sehingga menjadi ramai dan tidak merasa risih.
Padahal kita mengetahui dalam Islam tidak boleh memperlihatkan aurat kepada selain muhrimnya.
Meskipun wanita yang pertama kali memakai celana pendek tidak mengajak orang lain secara terang-terangan, namun banyak wanita lain yang menirunya.
Maka ia akan mendapat kucuran dosa tanpa dikurangi sedikitpun sekalipun pelopor wanita yang pertama kali mengenakan celana pendek telah meninggal dunia.
2. Orang yang mengajak melakukan kesesatan dan maksiat
Seseorang yang menyuruh dan mengajak orang lain pada perbuatan dosa maka akan mendapatkan dosa dari para pengikutnya.
Hal ini tertuang dalam QS An Nahl ayat 25:
“Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari kiamat dan berikut dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan).”
Orang-orang yang mendapatkan dosa ini adalah para Dai yang menyeru pada kemaksiatan maupun tokoh dukun atau paranormal yang mengajak pada kesyirikan.
Termasuk dalam hal menyuruh orang lain atau menjerumuskan orang lain untuk berbuat dosa meskipun dirinya tidak melakukan dosa tersebut.
Sepanjang masih ada manusia yang mengikuti, menjalankan apa yang pernah diperintahkan olehnya maka orang-orang tersebut akan terus mendapat aliran dosa sekalipun telah meninggal dunia.
Maka dari itu tidak ada acara lain selain dengan bertaubat dan minta pengampunan kepada Allah SWT.***

Share this article
Berikut dua dosa besar yang akan terus mengalir meski telah meninggal dunia, segera tinggalkan, apa itu?