Wajib Tahu! Benarkah Wudhu dapat Menghapus Dosa? Begini Penjelasan Gus Baha dalam Ceramahnya!

  Wajib Tahu! Wudhu Dapat Menghapus Dosa, Begini Penjelasan Gus Baha
Wajib Tahu! Wudhu Dapat Menghapus Dosa, Begini Penjelasan Gus Baha

AYOJAKARTA.COM –- Berikut adalah penjelasan Gus Baha mengenai wudhu dapat menghapus dosa.

Gus Baha adalah seorang ulama yang pernah berguru dengan KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Pemilik nama lengkap Ahmad Bahauddin Nuraslim ini kerap membagikan nasihat-nasihatnya.

Baca Juga: Allah Bisa MURKA! Gus Baha Ingatkan Laki-laki Pantang Lakukan Hal Keji Ini Kepada Perempuan

Pada salah satu ceramahnya, Gus Baha membahas mengenai wudhu dapat menghapus dosa.

Wudhu adalah salah satu cara menyucikan diri yang biasanya dilakukan sebelum melaksanakan salat dengan membasuh wajah, tangan, mengusap kepala, dan membasuh kaki.

Diketahui, apabila dilakukan dengan baik maka wudhu bisa menjadi penghapus dosa? Benarkah hal tersebut?

Gus Baha: wudhu dapat menghapus dosa

Dalam ceramahnya, Gus Baha mengatakan bahwa wudhu dapat menghapus dosa.

“Kamu kalau jalan-jalan di pasar, di mana saja, kadang melihat wanita cantik, kadang lihat harta orang lain, kadang merasa tamak, dan macam-macam. Berwudhulah, karena wudhu itu bisa menghapus dosa,” kata Gus Baha dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Pati Unus pada Rabu (15/2/2023).

Baca Juga: Wajib Tahu! Ibadah Paling Afdal dalam Islam, Gus Baha: Ternyata Tak Hanya Berbakti Kepada Orang Tua, Apa Saja?

Saat membawakan ceramahnya, Gus Baha menceritakan kisah tentang Abu Hanifah.

Gus Baha menerangkan bahwa pada zaman dahulu ada sebuah kolam yang terletak di dekat masjid.

“Abu Hanifah itu pernah kasyaf, karena beliau begitu dekat dengan Allah karena ilmu. Nabi kan sering bersabda, wudhu itu menjatuhkan (menghapus) dosa,” ceritanya.

“Suatu saat Abu Hanifah jalan-jalan di Madzharati Kuffah, jadi ada kolam di dekat masjid, seperti di Kajen, dulu itu tiap masjid kan ada kolam,” sambungnya.

Baca Juga: Ingin Keingginan Terkabul? Benarkah Salat Tahajud Bisa Jadi Media yang Tepat? Ini Penjelasan Gus Baha

Gus Baha menyampaikan bahwa pada saat itu, ada orang yang dosanya jatuh.

Hal itu terjadi saat pemuda tersebut tengah mensucikan diri dengan berwudhu.

“Pertama ada pemuda wudhu, (dosanya) jatuh di situ, kamu jangan suka membentak orang tuamu. Kok tahu dosa saya? Karena jatuhnya beliau tahu, misalnya dalam bentuk tikus, kira-kira begitu bentuknya,” ucapnya.

“Lalu ada orang tua jelek, Abu Hanifah marah, sudah tua kerjanya zina. Lalu beliau ditanya, anda kok tahu bedanya? Kalau zina itu babi, pokoknya beliau tahu bedanya,” tutupnya.***(Nisrina Harum Lestari)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ceramahnya
# wudhu
# dosa
# Gus Baha
# menghapus
# Mbah Moen

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.