AYOJAKARTA.com - Apa yang ada di benak kamu ketika mendengar tentang musik metal?
Tentu kasar, urakan, nakal, setan dan hal-hal lainnya yang telah menjadi stereotipe bagi orang-orang yang senang akan genre musik ini.
Namun, ada beberapa fakta unik dari orang-orang yang senang mendengarkan aliran musik yang berjaya di medio 1980-an sampai 1990-an.
Baca Juga: Baru Lulus Dapat Gaji Gede? Ini 5 Perusahaan BUMN yang Beri Upah Tinggi untuk Fresh Graduate!
Bisa dibilang hasil penelitian tersebut jauh dari apa yang kamu bayangkan.
Seperti apa apa fakta unik tentang pendengar musik metal menurut penelitian? Simak ulasannya berikut!
Pada tahun 2013, ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Westminiter di London, Inggris, yang mengkaji para penyuka musik metal dari sisi psikologis.
Para peneliti tersebut menemukan bahwa penggemar musik metal memang memiliki kepribadian yang unik.
Penelitian yang telah diterbitkan dalam Psychology of Aesthetics, Creativity, and the Arts itu mengikutsertakan 414 responden, yang hampir setengahnya adalah mahasiswa yang mendengarkan lagu-lagu dari band metal seperti Overkill, Enslaved, Disturbed dan Cradle of Filth, dan menilai seberapa besar kecintaan mereka terhadap metal.
Baca Juga: KTP Dipakai Orang Lain untuk Pinjol Apa yang Harus Dilakukan? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya
Hasilnya, para penyuka musik metal cenderung memiliki pola pikir progresif yang berhubungan dengan keinginan untuk terlihat berbeda, harga diri (self-esteem), dan sikap terhadap otoritas dan religiusitas.
Hasil penelitian ini pun mengungkapkan sebuah fakta bahwa penyuka musik metal cenderung memiliki sifat yang terbuka.
Asumsinya, para peneliti menulis bahwa orang-orang yang terbuka lebih suka musik yang "intens dan menantang" seperti musik metal.
Peneliti menyimpulkan bahwa studi ini setidaknya dapat membantu publik untuk memahami mengapa ada orang yang senang akan akan musik-musik alternatif atau tidak umum.
"Daripada memberi stereotipe ke para fans metal dengan perilaku menyimpang, antisosial, atau kekerasan, akan lebih bermanfaat untuk memahami kebutuhan dan keunikan psikologis mereka," pungkas penelitian tersebut.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Dari Gambar Ini Mana yang Akan Kamu Tangani Lebih Dulu? Cari Tahu Karaktermu di Sini
Selain itu, dilansir NME, dalam sebuah penelitian bertajuk The Life Experiences And Mid-Life Functioning Of 1980s Heavy Metal Groupies, Musicians and Fans yang telah dilansir jurnal Self and Identity pada tahun 2015.
Responden yang terdiri dari 377 orang yang memiliki ikatan emosional dengan musik metal baik itu mantan penggemar, masih menyukai, dan yang sama sekali tidak mendengarkan musik metal.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebuah fakta bahwa para penggemar musik metal secara signifikan lebih bahagia pada masa mudanya dan mudah menyesuaikan diri dengan era kini dibanding pendengar musik lain.
Tak hanya pada masanya, mereka juga lebih bahagia ketimbang pemuda masa kini.
Dalam studi ini juga terkuak fakta lain yaitu, para penggemar musik metal kerap mengalami trauma terhadap gaya hidup rock and roll yang dekat dengan seks bebas dan narkoba.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Teknik Paling Diminati di Indonesia dan Lulusannya Banyak Dicari Perusahaan Besar
Namun, identitas dan komunitas penggemar musik metal juga bertindak sebagai faktor pelindung dari efek negatif dunia luar.
"Dukungan sosial adalah faktor perlindungan krusial bagi remaja yang bermasalah. Penggemar dan musisi memiliki rasa kekeluargaan dalam komunitas metal dan mengalami emosi tinggi bersama orang yang sepaham," kutipan laporan tersebut.

Share this article
Seperti apa apa fakta unik tentang pendengar musik metal menurut penelitian? Simak ulasannya berikut!