AYOJAKARTA.COM - Bharada E disebut menjadi pelaku yang tembak Brigadir J hingga meninggal dunia.
Hal ini dilakukan Bharada E atas perintah dari sang atasan, Ferdy Sambo pada saat itu.
Hingga akhirnya nyawa Brigadir J tak bisa diselamatkan usai terdengar tembakan di rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga.
Tak hanya Ferdy Sambo dan Bharada E yang jadi terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, namun juga ada Putri Candrawathi, Kuat Maruf dan Bripka RR.
Baca Juga: Cara Nonton Siaran Digital Piala Dunia Tanpa Set Top Box
Muncul berbagai fakta baru yang cukup mengejutkan soal kejadian pembunuhan Brigadir J.
Salah satunya adalah dugaan jika Ferdy Sambo juga memegang pistol pada saat kejadian.
Sehingga muncul dugaan apakah tembakan yang habisi nyawa Brigadir J dari pistol miliki Bharada E atau Ferdy Sambo.
Apalagi jabatannya sebagai Bharada sangat jauh jika dibandingkan dengan atasannya yang merupakan Jenderal Bintang Dua.
"Memang relasi kuasanya sangat tinggi pada saat itu, dia tidak bisa menghindari suatu perbuatan itu," ucap Jamin Ginting menjelaskan.
Baca Juga: BTN Gelar IPEX 2022 Bidik KPR Baru Rp1,5 Triliun
Bahkan jika terbukti Ferdy Sambo saat itu juga memegang pistol, maka akan membuat Bharada E makin ketakutan.
"Apalagi Ferdy Sambo memegang senjata, Eliezer (juga) memegang senjata," ucapnya membayangkan situasi tersebut.
Menurutnya hal tersebut menimbulkan tekanan pada Bharada E yang saat itu mendapat perintah untuk menembak Brigadir J.
"Karena takut, FS pegang senjata, kalau nggak (nembak) dia juga yang jadi korban di situ," ucap sosok Pakar hukum Pidana ini.
"Nah ini yang menjadi dasar sehingga pengacara bisa mengatakan spontanitas pada saat itu berhadap-hadapan," tambahnya.
Ia mengungkap harus dibuktikan jika memang benar Ferdy Sambo memegang pistol saat kejadian.
Sehingga bisa dicari kebenarannya, peluru dari pistol siapa yang akhirnya menewaskan Brigadir J.
"Ini harus dibuktikan, FS pada saat itu memegang senjata atau tidak," ucapnya.
"Atau ia (Ferdy Sambo) yang melakukan penembakan terakhir sebelum kematiannya (Brigadir J)," tandasnya mengakhiri.
Namun ia menegaskan jika untuk membuktikan hal ini adalah cukup berat.
Terlebih karena sejumlah barang bukti penting sudah hilang dan tak bisa ditemukan.***

Share this article
Sehingga muncul dugaan apakah tembakan yang habisi nyawa Brigadir J itu adalah dari pistol yang dimiliki Bharada E atau Ferdy Sambo.